c

Selamat

Sabtu, 20 April 2024

EKONOMI

20 Januari 2024

17:55 WIB

Petani Mukomuko Usulkan Peremajaan Sawit Seluas 1.644 Hektare

Usulan program peremajaan sawit oleh delapan kelompok tani lebih luas dari target Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko tahun 2024 seluas 1.000 hektare.

Editor: Fin Harini

Petani Mukomuko Usulkan Peremajaan Sawit Seluas 1.644 Hektare
Petani Mukomuko Usulkan Peremajaan Sawit Seluas 1.644 Hektare
Ilustrasi - Pekerja merawat tanaman bibit kelapa sawit di lahan pembibitan Lubuk Minturun, Padang, Sumatera Barat. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi/Lmo/hp/pri.

MUKOMUKO - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sebanyak delapan kelompok tani di daerah ini mengusulkan peremajaan tanaman kelapa sawit seluas sekitar 1.644 hektare.

Peremajaan diperlukan lantaran tanaman yang tidak produktif karena menggunakan bibit asalan dan berusia tua.

Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Iwan Cahaya di Mukomuko, Sabtu (20/1), menyebutkan luas lahan perkebunan kelapa sawit yang diusulkan mendapat program peremajaan sawit oleh delapan kelompok tani lebih luas dari target dinas ini tahun 2024 seluas 1.000 hektare.

"Dari sebanyak delapan kelompok tani yang mengusulkan program peremajaan sawit, baru dua kelompok tani yang sudah sampai pada tahap verifikasi data lahan, sedangkan enam kelompok tani baru sebatas menyiapkan dokumen dan belum diverifikasi," ujarnya.

Baca Juga: Gapki: Peremajaan Sawit Bantu Tingkatkan Ketahanan Industri Sawit

Ia menyebutkan, dua kelompok tani yang sudah sampai pada tahap verifikasi data, yakni KRP Sungai Barau Desa Lubuk Bangko, Kecamatan Selagan Raya dan Talang Kenidai Desa Pernyah, Kecamatan Teramang Jaya.

Ia menjelaskan, dua kelompok tani ini sudah menerima rekomendasi program peremajaan sawit dari BPN terkait pengecekan lahan perkebunan kelapa sawit tersebut berada atau di luar hak guna usaha (HGU) perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Tahapan selanjutnya, katanya, usulan verifikasi data lahan milik dua kelompok tani ini oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH). Balai akan melakukan pengecekan untuk memastikan lahan perkebunan kelapa sawit berada dalam hutan atau tidak.

Sementara itu, ia menyebutkan, sebanyak delapan kelompok tani di daerah ini yang mengusulkan peremajaan tanaman kelapa sawit di atas lahan seluas sekitar 1.644 hektare, yakni KRP Sungai Barau Desa Lubuk Bangko, Kecamatan Selagan Raya seluas 255 hektare.

Kemudian Kelompok Tani Talang Kenidai Desa Pernyah, Kecamatan Teramang Jaya seluas 180 hektare, KRP Maju Bersama Desa Air Merah, Kecamatan Malin Deman seluas 385 hektare, KRP Bukit Barisan Desa Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman 192 hektare.

Lalu Kelompok Tani Andalas Saiyo Desa Pondok Lunang, Kecamatan Air Dikit seluas 150 hektare, Kelompok Tani Kanereh Batu Tunggal Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh seluas 189 hektare, Kelompok Tani Sahabat 3T Desa Talang Kuning, Kecamatan Teras Terunjam seluas 154 hektare, dan KRP Tri Karya Desa Talang Baru, Kecamatan Malin Deman seluas 136 hektare.

Baca Juga: Dirjenbun Minta Pendanaan Program Peremajaan Sawit Diperbaiki

Pemerintah telah mencanangkan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sejak 2017. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas melalui penggantian tanaman tua dan tidak produktif dengan benih unggul yang berkualitas, sekaligus juga upaya memperbaiki tata kelola perkebunan kelapa sawit nasional secara umum dan kelapa sawit rakyat secara khusus.

Pemerintah memperkirakan terdapat 2,8 juta hektare perkebunan sawit rakyat yang perlu diremajakan. Adapun luas perkebunan sawit rakyat, menurut Statistik Perkebunan Unggulan 2020-2022, diperkirakan mencapai 6,37 juta ha pada 2022.    

Sejak diluncurkan pada 2017, PSR telah dilaksanakan di 21 provinsi dan 123 kabupaten/kota sentra perkebunan kelapa sawit. Namun, realisasi PSR selama 2017-2022 masih sangat rendah, jumlahnya hanya sebesar 278.200 hektare dari 2,8 juta hektare luasan sawit rakyat yang potensial untuk diremajakan. Hitungan Validnews, realisasi PSR ini hanya sekitar 9,93%.   


KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentarLoginatauDaftar