Wakil Jaksa Agung Bantah Dukung Pergantian Jaksa Agung | Validnews.id

Selamat

Rabu, 01 Desember 2021

25 Oktober 2021|20:52 WIB

Wakil Jaksa Agung Bantah Dukung Pergantian Jaksa Agung

Ada organisasi yang mencatut nama Wakil Jaksa Agung untuk kepentingan tertentu

Penulis: James Fernando,

Editor: Nofanolo Zagoto

Wakil Jaksa Agung Bantah Dukung Pergantian Jaksa AgungWakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi. ANTARAFOTO/Puspa Perwitasari

JAKARTA – Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi membantah tengah melakukan konspirasi merebut jabatan Jaksa Agung. Dia pun membantah menghembuskan isu terkait wacana reshuffle posisi Jaksa Agung. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum pada Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer mengatakan, permasalahan itu timbul setelah nama Setia Untung dicatut oleh organisasi Dewan Pimpinan Pusat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (DPP PEKAT IB).

DPP Pekat, kata Leonard, menyebarkan undangan konferensi pers terkait desakan pergantian kursi tertinggi di Korps Adhyaksa. Undangan dengan menyertakan tagar #CopotJaksaAgungRI dan #MendukungSetiaUntungArimuladiJadiJaksaAgung. Rencananya, acara itu akan digelar pada Selasa (26/10).

"Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi sama sekali tidak mengenal organisasi Dewan Pimpinan Pusat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu," kata Leonard, dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/10).

Karena itu, Leonard menambahkan, Wakil Jaksa Agung tak pernah melakukan konspirasi ataupun menyetujui isi dari undangan tersebut. Setia Untung juga tak pernah mendukung pencopotan Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin.

"Atau mendukung Wakil Jaksa Agung RI untuk menjadi Jaksa Agung RI sebagaimana tagar yang tertulis dalam Undangan yang disebarkan melalui aplikasi WhatsApp," tambah Leonard. 

Dia menjelaskan, sampai saat ini Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi tetap mendukung penuh ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung. Wakil Jaksa Agung pun terus mendukung seluruh program kerja serta kebijakan yang dibuat Burhanuddin.

"Jadi sampai saat ini, seluruh jajaran Pimpinan Kejaksaan dan pehawai tetap solid bersama Bapak Jaksa Agung untuk membangun Kejaksaan yang lebih baik," tambah Leonard.

Atas dasar itu, Kejaksaan Agung meminta DPP Pekat IB dan pihak lainnya untuk tidak menggunakan nama petinggi Korps Adhyaksa untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu. Sebab hal ini merusak citra dan kewibawaan institusi Kejaksaan Agung.  

"Bapak Wakil Jaksa Agung menyampaikan bahwa sampai saat ini, seluruh jajaran Pimpinan Kejaksaan (pusat dan daerah) serta seluruh pegawai tetap solid bersama Bapak Jaksa Agung untuk membangun Kejaksaan Republik Indonesia menjadi lebih baik dan dipercaya masyarakat," ucapnya.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA