c

Selamat

Kamis, 30 Mei 2024

NASIONAL

08 September 2022

12:52 WIB

Syarat Peserta BPJS Tenaga Kerja Terima BSU 2022

Syarat menerima BSU 2022 diberikan pada peserta BPJS Tenaga Kerja terkait kenaikan harga BBM.

Editor: Leo Wisnu Susapto

Syarat Peserta BPJS Tenaga Kerja Terima BSU 2022
Syarat Peserta BPJS Tenaga Kerja Terima BSU 2022
Ilustrasi Bantuan Subsidi Upah peserta BPJS Tenaga Kerja terkait dampak kenaikan harga BBM 2022. ANTARAFOTO/Novrian Arbi.

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2022 kepada pekerja atau buruh. Untuk itu, Kemenaker menggunakan data BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) untuk menentukan calon penerima BSU.

Syarat dan kriteria penerima BSU tahun 2022 diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 10 Tahun 2022 yang berisi pedoman pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah bagi pekerja atau buruh.

Pada peraturan itu dimuat syarat-syarat penerima BSU adalah, warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kemudian, peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan-BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan bulan Juli tahun 2022. Lalu, mempunyai gaji atau upah paling banyak Rp3,5 juta atau senilai Upah Minimum Provinsi/Kabupaten/Kota. 

Menurut peraturan itu, pemberian BSU berlaku secara nasional dikecualikan bagi PNS, TNI dan Polri.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah seusai launching penyerahan data calon penerima BSU bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo, di Kemenaker, Selasa (6/9/2022) berharap, pemberian BSU ini dapat tepat sasaran. Serta, dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat secara luas khususnya pekerja atau buruh.

BSU ini, lanjut dia, bisa berguna untuk mempertahankan daya beli dan memenuhi kebutuhan hidup akibat dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sementara itu, Anggoro Eko Cahyo menyatakan siap mendukung penuh kebijakan ini, dan telah mempersiapkan data secara komprehensif sesuai dengan kriteria teknis atau regulasi BSU.

Jumlah data pekerja calon penerima BSU yang diserahkan pada tahap pertama ini sejumlah 5.099.915. 

Kemudian, oleh Kemenaker akan dilakukan check and skrining ulang serta pemadanan data terhadap bantuan pemerintah yang lain, seperti bantuan Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan.

Anggoro menilai, BSU merupakan salah satu nilai tambah bagi pekerja yang terdaftar sebagai peserta aktif BPJAMSOSTEK hingga bulan Juli 2022. 

BPJAMSOSTEK memiliki lima program pelayanan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Anggoro pun mengapresiasi pemberi kerja atau badan usaha yang sudah mendaftarkan tenaga kerjanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Dia juga mengajak kepada pekerja yang belum terdaftar menjadi peserta BPJAMSOSTEK untuk segera memastikan terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.


KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentarLoginatauDaftar