Selamat

Kamis, 05 Agustus 2021

22 Juli 2021|15:12 WIB

Satgas Madago Percepat Bekuk Sisa Kelompok Ali Kalora

Patroli besar kembali dilakukan. Patroli terakhir tewaskan tiga DPO

Penulis: James Fernando,

Editor: Leo Wisnu Susapto

ImageIlustrasi teror. Ist

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya kembali menyisir wilayah Poso, Sulawesi Tengah untuk memburu kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora. Penyisiran ini dimulai dari Poskotis Tokorondo Poso menuju Posos Pesisir Selatan dan kawasan Lore Bersaudara hingga Kabupaten Sigi.

Wakil Kepala Humas Satgas Madago Raya, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Bronto Budiyono mengatakan, penyisiran wilayah Poso ini dilakukan untuk bisa menangkap dengan cepat anggota kelompok itu. Pada penyisiran sebelumnya, tim telah menembak tiga anak buah Ali Kalora.

“Ini keinginan untuk segera menuntaskan pencarian sisa DPO teroris Poso. Kapolda Sulteng, Inspektur Jenderal (Irjen) Abdul Rakhman Baso langsung memimpin pasukan Satgas Madago Raya,” kata Bronto, kepada wartawan, Kamis (22/7).     

Sejalan dengan itu, penyisiran itu juga untuk mencegah adanya supali dari simpatisan kelompok itu.   

“Pasukan yang berada di Poso perlu diberikan motivasi dan suplai logistik agar terus bersemangat memburu sisa DPO teroris itu,” lanjut Bronto  

Polri mengimbau agar Ali Kalora dan anak buahnya untuk menyerahkan diri dan kembali kepangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kemudian, menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku.    

“Masih ada kesempatan untuk bertobat, memperbaiki kesalahan dan berkumpul kembali dengan keluarga yang sudah lama merindukan kepulangan kalian,” tambah Bronto. 

Pekan lalu, baku tembak juga terjadi di wilayah Poso. Dua orang anak buah Ali Kalora tewas tertembak anngota Tim Tri Cakti 3 Satgas Madago Raya.

Selama Juli 2021, Satgas Madago Raya sudah dua kali baku tembak dengan Ali Kalora Cs. Pada 11 Juli 2021, baku tembak terjadi antara Satgas Madago Raya dengan kelompok Ali Kalora di Pegunungan Baru Tiga, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Parigi, Moutung. Dalam baku tembak itu, tim gabungan menewaskan dua orang anak buah Ali Kalora.     

Baku tembak kembali terjadi, di Desa Tanah Lanto, Torue Parigi, 17 Juli 2021. Kali ini, Satgas Madago Raya menewaskan satu orang anak buah Ali Kalora.

Total ada tiga dari sembilan orang kelompok Ali Kalora yang tewas dalam peristiwa itu. Sebelumnya, kelompok Ali Kalora hanya beranggotakan sembilan orang dan berstatus DPO. 

Kelompok ini dipimpin oleh Ali Kalora sejak tahun 2016. Dia memimpin MIT menggantikan Santoso alias Abu Wardah yang ditembak oleh Satuan Tugas Operasi Tinombala pada 18 Juli 2016 dalam sebuah operasi penyergapan.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER