Selamat

Minggu, 16 Mei 2021

KESRA

04 Mei 2021|18:42 WIB

Ratusan Huntara Akan Dibangun Di Kabupaten Malang

Dana pembangunan huntara ini tidak hanya berasal dari pemerintah

Penulis: Seruni Rara Jingga,

Editor: Nofanolo Zagoto

ImageSeorang warga di antara reruntuhan rumahnya di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/hp.

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur akan membangun ratusan unit hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan pascagempa Jawa Timur M6,1.

"Total akan dibangun huntara sebanyak 300 unit," ungkap Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Malang, Sadono Iwan dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5).

Iwan mengatakan, saat ini sudah terbangun 14 unit huntara dengan luas lahan 4x6 meter.  Selanjutnya, akan dibangun juga rumah semi permanen dengan tahap awal lima unit.

Adapun sumber dana pembangunan huntara ini tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga bantuan dari para relawan.

"Ada bantuan huntara oleh lembaga serta relawan,” jelasnya.

Sadono yang juga menjabat sebagai Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik menuturkan, Kabupaten Malang telah mengalami beberapa kali gempa, di antaranya tahun 2013, 2017 dan 2021.

“Tahun 2013 total 200 rumah terdampak, 2017 tidak ada kerusakan signifikan dan terakhir pada tahun 2021 ini. Dimana 32 dari total 33 kecamatan di wilayah kabupaten Malang menjadi wilayah terdampak gempa dengan total rumah rusak sejumlah 11.360,” tuturnya.

Dalam penanganan pascagempa kali ini, diterjunkan 11 alat berat untuk mempermudah proses evakuasi. Selain itu didirikan tiga dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan posko di setiap kecamatan.

“BPBD bersama relawan dan stakeholder lainnya, mendirikan 3 dapur umum yang perharinya dapat memproduksi sekitar 5.000 bungkus. Selain itu juga menurunkan 9 unit alat berat dan 3 mobil tangka air bersih, kemudian kami membangun posko di tiap kecamatan untuk mempermudah kordinasi dan distribusi logistik,” tutup Sadono. 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER