Selamat

Rabu, 12 Mei 2021

POLITIK

03 Mei 2021|18:22 WIB

PPKM Mikro Diperpanjang Lagi

Mendagri berharap kepala daerah memiliki narasi yang sama dalam hal meniadakan mudik

Penulis: Seruni Rara Jingga,

Editor: Nofanolo Zagoto

ImageMenteri Dalam Negeri Tito Karnavian. ANTARAFOTO/Muhammad Adimaja

JAKARTA - Pemerintah kembali memperpanjang pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro  hingga 2 pekan ke depan, yakni 4 - 17 Mei 2021.

Tak hanya itu, cakupan wilayah juga kembali diperluas dengan penambahan lima wilayah. Dengan demikian, total wilayah yang menerapkan PPKM Mikro tahap 7 adalah 30 provinsi.

“Dalam PPKM yang ke-7 ini, cakupan wilayah diperluas, ke lima daerah, yaitu Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi “Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro secara virtual, Senin (3/5).

Tito mengatakan, masyarakat harus mengambil pelajaran dari penyebaran kasus covid-19 di India yang disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya ritual keagamaan. Untuk itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan guna membatasi mobilitas masyarakat. Tito juga mengimbau agar tidak mengabaikan protokol kesehatan jelang Hari Raya Idulfitri.

“Dari tanggal 4 - 17 Mei (masa pemberlakuan PPKM mikro), di dalamnya terdapat Hari Raya Idulfitri tanggal 13 Mei, cuti bersama tanggal 12 Mei, dan tanggal 15-16 Meinya hari libur Sabtu-Minggu. Maka ada potensi mudik, ini yang menjadi atensi dari Bapak Presiden,” tuturnya.

Tito menjelaskan, aturan pembatasan selama PPKM mikro jilid 7 masih sama dengan aturan yang berlaku sebelumnya.

Ia juga meminta kerja sama kepala daerah dalam keserasian kebijakan dan narasi soal pelarangan mudik. 

“Dimohon kepala daerah memiliki narasi yang sama untuk meniadakan mudik,” ujar Tito.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA