Selamat

Minggu, 16 Mei 2021

POLITIK

04 Mei 2021|20:11 WIB

Polri Diminta Kawal Proyek Infrastruktur Digital Di Kawasan 3T

Kemenkominfo menargetkan seluruh pembangunan infrastruktur digital akan terpasang di 83.548 desa pada 2022

Penulis: James Fernando Simanulang,

Editor: Nofanolo Zagoto

ImageMenkominfo Johnny G Plate (kiri). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate menggelar pertemuan dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Mabes Polri, Selasa (4/5). Dalam pertemuan itu, Menkominfo meminta Polri untuk mengawal pembangunan infrastuktur digital di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar atau 3T.

Pengawalan itu untuk memastikan pembangunan infrastuktur teknologi di tiga kawasan itu berjalan dengan baik. Apalagi, Korps Bhayangkara memiliki personel dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan. Hal itu diyakini bisa mempermudah pengawalan dan pengamanan pembangunan infrastuktur digital tersebut.

Kemenkominfo, kata Johnny, pihaknya menargetkan seluruh pembangunan infrastruktur tersebut terpasang di 83.548 desa pada 2022. Di puluhan ribu desa itu setidaknya sudah bisa diakses 4G. 

"Jadi, kedatangan kami ini meminta dukungan perseonel yang kuat dari Polri karena punya personel di seluruh pelosok Tanah Air jadi modal kolaborasi pembangunan TIK untuk kepentingan masyarakat dan rakyat Indonesia," kata Johnny, usai menggelar pertemuan dengan Kapolri, Selasa (4/5).

Johnny menyebut, tantangan terbesar untuk membangun infrastruktur digital di kawasan 3T adalah gangguan keamanan dan ketertiban masyatakat (kamtibmas). Padahal, kebutuhan masyarakat terhadap teknologi dan informasi sudah semakin tinggi.

Karena itu, kerja sama antara Kominfo dan Polri sangat strategis untuk kelancaran pembangunan infrastuktur teknologi di wilayah. 

"Karena sulit, berat dan 3T yang harus menyeberangi lautan selat mendaki gunung menuruni lembah dan ngarai yang luar biasa tantangannya. Kerja sama ini akan sangat membantu suksesnya program pembangunan TIK nasional," tambah Johnny.

Sementara itu, Kapolri mengatakan, pihaknya siap mendukung seluruh program dari Menkominfo untuk membangun infrastruktur TIK. Apalagi, hal tersebut untuk memberi pelayanan bagi masyarakat di seluruh wilayah.

“Sehingga, memiliki kemampuan sama, fasilitas sama seperti masyarakat di wilayah perkotaan,” ujarnya.

Saat ini, kata Sigit, seluruh negara sekarang mengalami pandemi covid-19. Karena itu, pemenuhan fasilitas internet ini sangat mendesak. Sebab, masyarakat mulai menyesuaikan diri dengan seluruh kegiatan yang bersifat online. 

“Jadi, prinsipnya, hal-hal penegakan aturan di ruang siber harus kita jaga bersama sebagai bagian dari upaya untuk tetap menjaga negara kita tercinta,” tandasnya.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER