Selamat

Rabu, 22 September 2021

24 Juli 2021|11:02 WIB

Legislator Imbau Hentikan Aksi Tolak PPKM

Untuk menghormati mereka yang sudah berjuang bagi pasien covid-19

Penulis: Gisesya Ranggawari,

Editor: Leo Wisnu Susapto

ImageNakes di RSDC Wisma Atlet, Jakarta awasi pasien melalui CCTV.

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo, imbau masyarakat luas agar tidak melakukan demonstrasi penolakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Menurut dia, kebijakan yang diambil pemerintah ini sudah melalui kajian matang dan menjadi pilihan terbaik. Karena, memang diperlukan pembatasan sementara untuk menyelamatkan nyawa masyarakat dari penyebaran covid-19.

"Saya berharap dan memohon ketulusan hati teman-teman agar tidak dulu demo dan menerima situasi ini sebagai ujian bersama. Sejauh ini PPKM masih keputusan terbaik meski saya tahu ini sulit," ujar Rahmad kepada Validnews, Sabtu (24/7).

Ia menambahkan, segelintir masyarakat yang ingin berdemo menolak PPKM ini harus bisa berempati dengan para tenaga medis yang sudah berjuang dalam menangani covid-19 di Tanah Air.

Jika demo terus dilakukan, kata Rahmad, maka akan berpotensi menjadi klaster baru penyebaran covid-19 dan pada akhirnya menimbulkan masalah baru. Misalnya, kasus covid-19 akan terus bertambah dan penanganan covid-19 akan semakin panjang.

"Harus dipahami situasinya sehingga bisa berfikir jernih dan bijak. Kalau demo akan jadi klaster baru karena sulit menjaga jarak dan menerapkan prokes, dan PPKM akan tambah lama lagi, ini akan menjadi bola salju," jelas Rahmad.

Lebih lanjut, Rahmad juga meminta masyarakat lebih menuruti kebijakan yang diambil pemerintah. Lantaran, kebijakan PPKM Darurat maupun PPKM Level 4 diterapkan untuk menurunkan kasus covid-19.

Terlebih, pemerintah juga dinilai telah memberikan opsi terbaik dengan adanya rencana pelonggaran PPKM secara bertahap jika kasus covid-19 harian di Tanah Air telah menurun.

"Maka perlu dipahami ketika pemerintah mengambil kebijakan yang memprioritaskan penyelamatan jiwa. Harapannya penyebaran covid-19 bisa menurun dan PPKM bisa dilonggarkan segera," imbuh dia.

Di sisi lain, Anggota DPR daerah pemilihan Jawa Tengah V ini juga meminta pemerintah agar semakin masif memberikan sosialisasi dan edukasi terkait kebijakan PPKM. Harapannya agar seluruh masyarakat bisa memahami dan menghindari adanya gejolak di masyarakat.

Selain itu, menurutnya juga pemerintah perlu mempercepat penyaluran bantuan sosial, baik berupa sembako maupun uang tunai untuk membantu ekonomi masyarakat yang terdampak kebijakan PPKM.

"Tentu saya harap pemerintah juga memikirkan ekonomi yang terdampak dengan mempercepat bansos agar lebih tenang, selain juga edukasi lebih masif lagi," tutur Rahmad.

Sebelumnya, telah terjadi demonstrasi dari gabungan mahasiswa dan pelajar di depan Balai Kota Bandung pada Kamis (22/7) lalu. Sementara, gabungan mahasiswa di Jakarta juga menggelar demo pada Jumat (23/7) di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Aksi demonstrasi juga rencananya akan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Sabtu (24/7) oleh sekelompok massa dengan tajuk demo Jokowi End Game

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA