Selamat

Selasa, 21 September 2021

15 September 2021|13:08 WIB

Krisdayanti Ralat Pernyataan Gaji Jumbo Legislator

Penerimaan bisa ratusan juta. Termasuk dana reses

Penulis: Gisesya Ranggawari,

Editor: Leo Wisnu Susapto

ImageAnggota Komisi IX DPR, Krisdayanti. Instagram

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Krisdayanti mengklarifikasi pernyataannya soal besaran gaji fantastis yang diterima anggota DPR, termasuk dana aspirasi atau reses sebesar Rp450 juta.

Ia mengatakan, dana reses yang dimaksud bukan merupakan bagian pendapatan pribadi anggota DPR. Melainkan dana untuk kegiatan reses guna menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan (dapil).

"Jadi, dana reses yang berasal dari rakyat ini pada akhirnya kembali lagi ke rakyat dalam berbagai bentuk kegiatan," papar Krisdayanti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/9).

Ia menjelaskan, dana reses juga digunakan untuk membiayai berbagai hal teknis kegiatan menyerap aspirasi masyarakat ini. Misalnya, kegiatan yang merupakan usulan dari masyarakat, mulai dari pertemuan biasa masyarakat dengan anggota DPR, sampai kegiatan-kegiatan tertentu yang menjadi kebutuhan masyarakat.

"Anggaran tersebut wajib dipergunakan oleh anggota DPR dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk menyerap aspirasi rakyat," imbuh dia.

Kegiatan menyerap aspirasi masyarakat ini menurutnya sudah dianggarkan negara dan tidak saja berlaku bagi anggota DPR, tapi juga untuk anggota DPRD Provinsi, maupun DPRD Kota/Kabupaten sesuai ketentuan UU MD3.

Penggunaan anggaran negara ini dilakukan berdasarkan asas kemanfaatan, keadilan, transparansi dan akuntabilitas, sehingga wajib dilaporkan ke Sekretariat Dewan di masing-masing tingkatan, dan dalam hal DPR RI, diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Jadi sekali lagi, dana reses bukanlah merupakan bagian dari pendapatan pribadi anggota DPR RI, melainkan dana untuk kegiatan reses guna menyerap aspirasi rakyat," tutur Krisdayanti yang akrab disapa KD itu.

Sebelumnya, KD mengungkap dirinya mendapat penghasilan ratusan juta rupiah setiap bulan semenjak duduk sebagai anggota DPR. KD mengaku mendapat gaji sebanyak dua kali dalam waktu berbeda setiap bulan dengan total Rp75 juta.

Ia juga mengaku memperoleh sejumlah pendapatan di luar gaji dan tunjangan, seperti dana aspirasi atau dana reses sebesar Rp450 juta yang diberikan sebanyak lima kali dalam satu tahun.

Hal tersebut diungkap KD dalam sebuah wawancara bersama politikus Partai NasDem Akbar Faizal, yang diunggah di Kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Senin (13/9.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER