Selamat

Kamis, 05 Agustus 2021

21 Juli 2021|20:13 WIB

KPK Respon Temuan Ombudsman Terkait TWK

KPK belum berhentikan pegawai yang tak lulus TWK

Penulis: Herry Supriyatna,

Editor: Leo Wisnu Susapto

ImagePeyemprotan disinfektan di lobi KPK. ANTARAFOTO

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons temuan Ombudsman akan praktik maladministrasi dalam proses peralihan status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi aparatur sipil negara (ASN). 

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Bagian Penindakan KPK Ali Fikri mengungkapkan, KPK menghormati hasil pemeriksaan Ombudsman terhadap prosedur dan proses pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN yang telah disampaikan kepada publik. 

KPK telah menerima salinan dokumen temuan Ombudsman. Menurutnya, KPK akan segera mempelajarinya lebih rinci dokumen yang memuat saran dan masukan dari Ombudsman tersebut. 

Namun begitu, kata dia, saat ini KPK juga masih menunggu putusan Mahkamah Agung (MA) tentang hasil uji materi atas Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengalihan Status Pegawai Menjadi ASN dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan yang diajukan oleh beberapa pihak. 

"KPK menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di kedua lembaga tersebut, yaitu MA dan MK," tegas dia, Rabu (21/7). 

Ali sampaikan, KPK tidak pernah memberhentikan 75 pegawai yang dinyatakan tidak lolos untuk menjadi ASN. KPK masih fokus untuk menyelenggarakan Pendidikan Latihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang akan diikuti oleh 18 pegawai. 

Hari ini, KPK bersama Kementerian Pertahanan (Kemenhan) telah melaksanakan apel pemberangkatan pegawai KPK yang akan mengikuti Diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan di Universitas Pertahanan (UNHAN) yang akan dibuka hari Kamis, 22 Juli 2021. 

"Selanjutnya, sebagai lembaga negara yang taat hukum, KPK akan menghormati setiap putusan hukum. Dan, KPK akan memberitahukan kepada publik," ujar Ali.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER