Selamat

Kamis, 20 Januari 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

26 November 2021

15:34 WIB

Kejagung Baru Kumpulkan Rp17 Miliar Aset Terpidana Jiwasraya

Jumlah aset yang dikumpulkan beda jauh dari kerugian negara Rp16 triliun lebih

Penulis: James Fernando,

Editor: Leo Wisnu Susapto

Kejagung Baru Kumpulkan Rp17 Miliar Aset Terpidana Jiwasraya
Ilustrasi hasil korupsi PT Jiwasraya. Ist

JAKARTA – Kepala Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung, Elan Suherlan mengatakan, hasil lelang barang maupun aset rampasan para terpidana kasus korupsi dan cuci uang di PT Jiwasraya (Persero), yang telah mendapatkan izin dari pengadilan baru mencapai angka Rp17 miliar. Dari jumlah itu, baru Rp11 miliar yang disetorkan ke kas negara.

Elan merinci, barang rampasan berupa mata uang rupiah senilai Rp10,79 miliar. Sedangkan dalam bentuk mata uang asing yang sudah dikonversikan ke rupiah sekitar Rp902,8 juta.

“Jadi, Rp11 miliar itu berupa barang rampasan berupa uang (rupiah.red) dan barang rampasan berupa mata uang asing,” kata Elan, melalui pesan singkat kepada wartawan, Kamis (26/11).

Sementara untuk lelang barang rampasan dari para terpidana, Elan menyebutkan, telah terjual 11 unit kendaraan mobil dan motor senilai Rp6,1 miliar.

Namun, uang hasil lelang belasan kendaraan tersebut belum disetorkan ke kas negara. Alasannya, masih ada tenggat waktu pelunasan pembayaran dari para pemenang lelang terbuka itu.

Total jumlah eksekusi pengembalian kerugian negara Rp17 miliar tersebut masih jauh dari target. Terlebih, nilai kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp16,8 triliun. Elan memastikan, PPA Kejaksaan Agung memastikan eksekusi sejumlah aset rampasan tetap dilakukan untuk menutupi kerugian negara. Aset itu pun akan dilelang secara terbuka.

Dalam waktu dekat, PPA Kejaksaan Agung dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPK-NL) segera kembali melakukan lelang terbuka terhadap aset rampasan berupa lahan. Luasnya mencapai 407.616 meter persegi. Tanah itu terdiri dari 16 bidang.

“Aset itu enggak bergerak. Rampasan dari Benny Tjokrosaputro. Nilai penawaran lelang aset lahan itu Rp37,82 miliar,” tambah Elan.

Selain itu, KPKLN di Makasar, Sulawesi Selatan pada Kamis (25/11) telah melelang Kapal Pesiar Phinisi KLM Zeneta milik terpidana Heru Hidayat. Nilai penawaran lelang aset itu dibuka dengan harga Rp7,4 miliar. Namun, hingga lelang ditutup belum ada peserta yang membeli kapal itu.

“Sudah dilelang (kapal Heru Hidayat.red). Tetapi, tidak ada penawaran,” kata Elan.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER