Selamat

Minggu, 16 Mei 2021

HUKUM

28 April 2021|17:20 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 3 Anggota Brimob Yang Ditembak KKB

Kapolri memerintahkan jajarannya terus memburu KKB

Penulis: James Fernando Simanulang,

Editor: Nofanolo Zagoto

ImageKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (tengah). Validnews/James Manullang

JAKARTA - Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada tiga anggota Brimob yang ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Mauberi, Kabupaten Puncak, Papua. Di mana satu di antaranya tewas dalam insiden itu. Dua lainnya luka berat.

Polri, kata Sigit, merasakan dukacita yang mendalam atas tewasnya Bharatu Komang Wiranata. Polri memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komang.

"Kami juga memberikan kenaikan pangkat lua biasa dengan gelar Anumerta," kata Sigit, di Mabes Polri, Rabu (28/4).

Jenderal bintang empat itu mengatakan, penghargaan serupa juga diberikan kepada Ipda Anton Tonapa dan Bripka M Syaifudin yang mengalami luka berat akibat insiden penembakan tersebut.

Kata Kapolri, keduanya, diberikan kenaikan pangkat luar biasa dan diberikan jalur prioritas untuk mengikuti pendidikan kepolisian.

"Karena itu, kami sebagai pimpinan Polri memberikan penghargaan kepada dua prajurit tersebut," tegas Sigit.

Dia akan terus memberikan motivasi kepada para personil Polri di Papua agar terus memburu dan menangkap KKB di Papua. Sebab tindakan KKB telah menelan banyak korban, mulai dari warga sipil hingga TNI-Polri yang bertugas di sana.

"Saya perintahkan kepada seluruh anggota Satgas yang bertugas lakukan terus pengejaran terhadap KKB ada di Papua. Negara tak boleh kalah," tandas mantan Kabareskrim itu.

Sebelumnya, Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Mathius D Fakhiri membenarkan, satu anggota Brimob gugur dalam kontak tembak dengan kelompok KKB di Kampung Mauberi, Kabupaten Puncak, Papua.

Fakhiri yang mengaku masih berdinas di Jakarta itu mengatakan, baku tembak antara aparat keamanan TNI-Polri dengan KKB itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIT.

"Belum bisa dipastikan itu dari kelompok mana, karena anggota masih melakukan pengejaran dan sebagian melaksanakan evakuasi korban," tuturnya.

Tiga anggota Polri yang menjadi korban baku tembak dengan KKB  di Kampung Makki, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Selasa, dievakuasi ke Timika.

Satu personel gugur, yakni Bharada Komang. Sedangkan Ipda Anton Tonapa mengalami luka tembak di punggung, dan Bripka M Syaifudin terluka tembak di perut.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA