Selamat

Selasa, 21 September 2021

14 September 2021|12:33 WIB

Indonesia beri Bantuan Kemanusiaan Afganistan

Rakyat Afganistan butuh bantuan

Penulis: Seruni Rara Jingga,

Editor: Leo Wisnu Susapto

ImageMenteri Luar Negeri Retno Marsudi. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi mengatakan, Indonesia akan memberi bantuan kemanusiaan senilai tiga juta dollar AS kepada Afganistan. Bantuan tersebut diperuntukkan dalam penanganan situasi darurat serta pembangunan kembali wilayah Afganistan.

Hal tersebut disampaikan Retno saat mengikuti Pertemuan Tingkat Tinggi PBB untuk Situasi Kemanusiaan di Afganistan secara virtual, Senin (13/9).

“Indonesia berkomitmen memberikan bantuan pada masyarakat Afghanistan, melalui mitra lokal yang terpercaya” kata Retno dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (14/9).

Retno mengatakan, dari total bantuan sebanyak tiga juta dolar AS tersebut. Rinciannya, sebesar US$150 ribu diperuntukkan bagi bantuan kemanusiaan dalam situasi darurat. 

Sementara sebesar US$2,85 juta ditujukan untuk mendukung pembangunan di Afghanistan selama tiga tahun ke depan, khususnya kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan pertambangan.

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, ujar dia, Indonesia secara konsisten memberikan bantuan bagi pembangunan di Afghanistan. Total bantuan yang telah disampaikan oleh Indonesia kepada Afghanistan hingga saat ini mencapai US$10 juta.

Kontribusi tersebut diberikan melalui program kerja sama trilateral dan peningkatan kapasitas di bidang UMKM, pemberdayaan perempuan, pemerintahan yang baik, serta pengelolaan sumber daya alam di Afghanistan.

“Keselamatan dan kehidupan masyarakat Afghanistan adalah prioritas utama," ujar Retno.

Lebih lanjut Retno mengatakan, Indonesia terus mengharapkan adanya pemerintahan yang inklusif, perlindungan HAM, dan upaya mencegah merebaknya terorisme di Afghanistan.

"Hal tersebut adalah kondisi yang penting untuk tercapainya Afghanistan yang aman serta dapat memulihkan kembali kepercayaan komunitas internasional," ujar Retno.

Dalam pertemuan dalam agenda Tingkat Tinggi tersebut, Sekjen PBB, Antonio Guterres menyampaikan kondisi kemanusiaan di Afganistan telah menjadi salah satu krisis kemanusiaan terparah di dunia dalam sejarah. Situasi kemanusiaan ini makin diperparah dengan adanya kekeringan, kerusakan infrastruktur layanan publik mendasar, serta pandemi covid-19.

Saat ini, diperkirakan lebih dari 11 juta warga Afghanistan yang membutuhkan bantuan kemanusiaan darurat. Untuk itu, dibutuhkan setidaknya pendanaan sebesar US$606 juta. Sekjen PBB pun mengimbau dukungan negara-negara, terutama membantu secara finansial untuk memastikan keberlangsungan bantuan bagi masyarakat Afghanistan.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER