Selamat

Kamis, 20 Januari 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

26 November 2021

19:02 WIB

BMKG: Bencana Hidrometeorologi Terjadi Sepanjang Tahun

Sebanyak 2.552 kejadian bencana alam telah terjadi di Indonesia hingga Rabu (24/11).

Editor: Rikando Somba

BMKG: Bencana Hidrometeorologi Terjadi Sepanjang Tahun
Petugas bersiap di samping perahu karet saat apel kesiapsiagaan PMI menghadapi bencana dampak La Nina di Jakarta, Kamis (4/11/2021). ANTARAFOTO/Akbar Nugroho Gumay

JAKARTA- Kepala Pusat Meteorologi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Fachri Radjab mengatakan tantangan masyarakat Indonesia menghadapi potensi bencana di tengah situasi pandemi covid-19 akan semakin besar.  Penanganan mereka yang tertimpa bencana di pengungsian memerlukan penanganan lebih cermat, khususnya mencegah kian lamanya pandemi.

BMKG juga menyebutkan, 98% potensi bencana hidrometeorologi terjadi di Indonesia, dan akan terjadi sepanjang tahun. Di musim hujan pada Desember 2021 hingga Januari dan Februari 2022, masyarakat akan menghadapi potensi bencana banjir, banjir bandang, hingga longsor.

“Misalnya, ketika harus ke pengungsian, di situ harus dikondisikan para pengungsi menerapkan protokol kesehatan. Kalau ada evakuasi, penyelamatan, tantangannya juga akan lebih besar,” ujar Fachri dalam sebuah webinar soal bencana dan pandemi yang diikuti secara daring dari Jakarta, Jumat (26/11).

Dia juga menguraikan, di peralihan musim dapat terjadi hujan lebat dalam durasi singkat, angin kencang, puting beliung hingga hujan es. Sedangkan pada musim kemarau di bulan Juni hingga September 2022, bencana yang akan sering terjadi, yakni kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan.

Pada saat ini, kata Fachri, sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Ditambah dengan adanya fenomena La Nina, yang mengakibatkan intensitas curah hujan meningkat 20-70 persen dari normalnya.

Fenomena La Nina diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir musim hujan April 2022.

Korban Jiwa
Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.552 kejadian bencana alam telah terjadi di Indonesia hingga Rabu (24/11). Berdasarkan data BNPB dikutip dari Antara, menyebutkan bahwa  kejadian bencana alam yang terjadi di Tanah Air didominasi oleh bencana banjir, angin puting beliung serta kejadian tanah longsor.

BNPB menyebutkan, bencana banjir telah terjadi sebanyak 1.062 kejadian, angin puting beliung sebanyak 650 kejadian, tanah longsor 511 kejadian serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 263 kejadian.

Lebih lanjut gempa bumi turut terjadi sebanyak 27 kali, kekeringan tercatat terjadi sebanyak 15 kali juga gelombang pasang dan abrasi sebanyak 24 kali. Di saat sama, ada juga bencana non-alam yakni penyebaran covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah melanda seluruh penjuru negeri hingga saat ini terhitung sejak tanggal 13 April tahun 2020.

Bencana-bencana tersebut telah menimbulkan dampak baik adanya korban jiwa maupun kerugian materi. Tercatat sejak 1 Januari hingga 24 November 2021, sebanyak 7.522.866 orang harus mengungsi dan menderita, 584 jiwa meninggal dunia, 76 orang dinyatakan hilang serta 13.087 orang mengalami luka-luka.

Terhadap La Nina dan dampaknya, Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyiagakan relawan.

"Peringatan awal yang disampaikan Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) telah banyak direspon wilayah sampai daerah dengan menyiapkan dan menyiagakan relawan," ujar Ketua LPB PP Muhammadiyah Budi Setiawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Meningkatnya curah hujan akibat fenomena La Nina, Budi mengajak masyarakat untuk menerapkan istilah "sedia payung sebelum hujan". Upaya yang bisa dilakukan masyarakat kota seperti membersihkan gorong-gorong atau saluran air dan tidak membuang sampah di saluran air.

Sejak menerima peringatan dari BMKG, LBP atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) telah melakukan respon dengan mengirim surat kepada MDMC pimpinan wilayah untuk meningkatkan kewaspadaan.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER