Selamat

Rabu, 12 Mei 2021

HUKUM

01 Maret 2021|18:13 WIB

Belasan Teroris Rencana Buat Bunker Bom

Barang yang disita senjata FN dan puluhan peluru. Senjata tajam turut disita
Imageilustrasi teroris. Shutterstock/dok

JAKARTA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Rusdi Hartono mengatakan, 12 orang yang ditangkap Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri pada Jumat (26/2) di kawasan Jawa Timur, berencana membuat bunker untuk melakukan perakitan bom dan senjata api.

“Tak hanya itu saja, jaringan itu juga telah menyiapkan tempat penyimpanan senjata. Kemudian, lokasi pelarian anggotanya setelah melakukan aksi terror,” ujar Rusdi, di Mabes Polri, Senin (1/3).

Belasan orang yang ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri adalah UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR. Kemudian, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, MI.

Mereka diduga berafiliasi dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Mereka juga dikenal sebagai kelompok Fahim.

Rusdi menjelaskan, belasan orang itu ditangkap beserta beberapa barang bukti. Di antaranya 50 butir peluru kaliber 9 mm, satu pistol rakitan jenis FN.

Kemudian, Densus 88 juga menyita empat bendera Daulat, baik berwarna hitam maupun berwarna putih.

"Ada juga delapan pisau, dua buah samurai, golok dan senjata tajam lainnya berbentuk busur sebanyak 23 buah," lanjut Rusdi.

Rusdi menyebutkan, saat ini, tim Densus 88 masih mendalami apakah jaringan teroris ini menargetkan tempat-tempt ibadah atau tidak. Sejauh ini, pelaku tindak pidana terorisme ini masih dalam pemeriksaan penyidik.

"Bentuk dan sasarannya mana saja yang mereka incar, masih kita dalami sampai sekarang," imbuh Rusdi.

Kemarin, tim Densus 88 menangkap 12 orang yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme di sejumlah tempat di Jawa Timur, yakni Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, dan Malang. (James Manullang)

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA