Selamat

Rabu, 22 September 2021

30 April 2021|16:00 WIB

6 Juta Vaksin Sinovac Dan 482 Ribu Vaksin Sinopharm Tiba

Total vaksin jadi yang telah diterima Indonesia kini mencapai 8.448.000

Penulis: Wandha Nur Hidayat,

Editor: Nofanolo Zagoto

ImagePetugas menyuntikkan vaksin kepada lansia. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, mengatakan Indonesia menerima kedatangan vaksin covid-19 tahap kesepuluh pada siang ini. Jumlahnya yaitu 6 juta dosis dalam bentuk bahan baku dari Sinovac dan 482.400 dosis vaksin jadi dari Sinopharm.

"Dengan kedatangan vaksin tahap kesepuluh ini, maka kita sudah menerima sejumlah 65,5 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku atau bulk dari Sinovac," kata Johnny dalam konferensi pers di Bandara Sukarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat (30/4).

Dia mengatakan, kedatangan vaksin jadi itu membuat total vaksin jadi yang telah diterima Indonesia kini mencapai 8.448.000. Seluruh vaksin tersebut berasal dari Sinovac Biotech Ltd, COVAX-GAVI Facility, dan Sinopharm China National Pharmaceutical Group.

Pengadaan suplai vaksin ini diklaim sebagai bentuk konsistensi pemerintah mengamankan pasokan vaksin secara bertahap di dalam negeri. Situasi saat ini, lanjut Johnny, negara-negara di dunia tengah berlomba-lomba untuk mendapatkan vaksin covid-19.

"Terlebih saat ini terdapat beberapa negara yang sedang menghadapi gelombang kedua atau second wave, bahkan gelombang ketiga atau third wave, penularan covid-19 yang mengakibatkan kembali terjadinya lonjakan kasus positif covid-19," ucap dia.

Johnny menuturkan vaksinasi nasional adalah salah satu upaya untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Pemerintah terus melakukan testing, tracing, dan treatment, sementara masyarakat diminta untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Untuk mencegah adanya gelombang lanjutan covid-19 seperti di beberapa negara, Satgas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 tentang peniadaan mudik. Lalu, masyarakat tak boleh lengah meski vaksinasi terus berjalan.

"Kita harus bersama-sama berupaya agar kejadian tersebut tidak terjadi di Indonesia. Meskipun vaksinasi telah dilakukan, kita tidak boleh lengah. Kita harus tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan untuk keselamatan seluruh masyarakat," ujarnya.

Peniadaan mudik Hari Raya Idulfitri tahun ini berlangsung pada 6-17 Mei 2021, diikuti pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri mulai 22 April hingga 24 Mei. Ini diharapkan mampu mengantisipasi potensi peningkatan penularan kasus antardaerah.

Awas Infodemi
Di samping menghadapi pandemi covid-19, Johnny menyebut dunia saat ini juga tengah menghadapi infodemi tentang covid-19. Menurut dia, infodemi kian semakin marak dan menyebar dengan sangat mudah dan cepat di media digital seperti media sosial.

"Hingga pagi ini, Kemenkominfo telah mencatat dan melabeli sebanyak 1.556 hoaks terkait covid-19, serta 177 hoaks terkait vaksin covid-19," ungkap Johnny.

Masyarakat diminta untuk selalu merujuk pada sumber-sumber informasi yang akurat dan terpercaya. Misalnya, informasi dari World Health Organization (WHO), lalu pemerintah Indonesia melalui KCPPEN dan Kementerian Kesehatan, maupun para ahli di bidangnya.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER