Selamat

Kamis, 20 Januari 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

26 November 2021

18:36 WIB

Wisata Di Dua Kota Ini Tertutup Selama Natal

Sejumlah wilayah ketatkan pengawasan mobilitas warga jelang akhir tahun.

Editor: Rikando Somba

Wisata Di Dua Kota Ini Tertutup Selama Natal
WISATA PAGODA-Sebuah "speedboat" melintas di depan pagoda yang berada di Pulau Kemaro yang lokasinya berada di tengah Sungai Musi Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (3/11

PALEMBANG- Banyak daerah kini mencanangkan bakal memperketat pengawasan mobilitas warganya saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna mengantisipasi naiknya penyebaran cobid-19. Namun,   Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan mengeluarkan kebijakan lebih tegas. Pemkot bakal menutup tempat wisata di Palembang saat Hari Raya Natal 2021 sebagai tindakan antisipasi penyebaran virus corona.

“Kami tak hanya melarang ASN untuk mudik. Tapi juga bakal menutup sementara tempat wisata yang ramai dikunjungi warga seperti kawasan Benteng Kuto Besak (BKB),” kata Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Jumat (26/11).

Rencana pelarangan tersebut ditautkan aturan yang  termaktub dalam surat instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 62 Tahun 2021, penerapan PPKM level tiga yang berlaku sejak 24 Desemberi 2021 sampai 2 Januari 2022.

Dalam aturan mengatur setiap daerah termasuk Kota Palembang wajib memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 sebagai upaya mengantisipasi adanya lonjakan kasus covid-19 gelombang ketiga.

Selain itu, lanjutnya, sesuai dengan aturan PPKM level 3 pusat perbelanjaan seperti mal juga dilakukan pembatasan yaitu jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari jumlah okupansi.  Pemkot berharap, pelaksanaan di lapangan dapat sejalan dengan larangan tersebut.

“Saya sedang rapat dengan Polrestabes Palembang,” ujarnya.

Belakangan ini, penyebaran covid-19 di wilayah kota ini menurun jauh.  Plt Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan kota Palembang Mirza Susanty mengatakan, wilayah kota ini berada di zona kuning atau penyebaran rendah dengan kasus aktif harian di bawah 10 orang pasien. Namun, diyakini dengan penerapan PPKM level 3, kondisi penyebaran penyakit ini kian menurun drastis.

Dikutip dari Antara, Kepala Bidang Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel Yusri mengatakan, peringatan ini supaya tidak terjadi klaster penyebaran covid-19 baru sebab selayaknya libur akhir tahun destinasi wisata menjadi tempat untuk masyarakat berekreasi.

“Patuhi saja, kalau level PPKM mengharuskan pendatang melakukan tes usap antigen petugas harus menanyakan hasil tes tersebut dengan seksama demi keselamatan bersama juga," kata dia.

Dalam pemberlakuannya selama akhir 2021 sampai awal 2022 akan ada pengetatan pengawasan protokol kesehatan tidak hanya rumah ibadah gereja tapi juga menyasar ke sejumlah destinasi wisata lokal, pusat perbelanjaan seperti pasar dan mal.

Ditutup Di Mataram
Ketegasan sama ditetapkan oleh Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pemerintah setempat menegaskan, akan menutup objek wisata saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 pada akhir tahun yang diberlakukan secara nasional, sebagai langkah memutus penyebaran covid-19. 

Pemerintah Kota Mataram akan melakukan penyesuaian, di antaranya menutup objek wisata dan tempat hiburan. Bahkan pelaksanaan ibadah Natal juga akan diperketat. Selain itu, dipastikan tidak ada pesta kembang api dan hiburan menyambut Tahun Baru 2022, sehingga euforia tahun baru bisa dikurangi.

Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Rabu mengatakan instruksi dari Menteri Dalam Negeri sudah jelas menetapkan mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, sebagai PPKM Level 3 secara nasional.

"Jadi meskipun kita berada pada PPKM Level 1, namun berbagai regulasi PPKM Level 3 harus kita terapkan juga untuk menekan mobilisasi masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Swandiasa mengatakan untuk membatasi mobilitasi masyarakat, baik yang masuk maupun keluar kota, satgas juga berencana akan melakukan penyekatan pada sejumlah titik. Hal ini juga ditujukan nuntuk mempertahankan 325 lingkungan di Mataram berada pada zona hijau covid-19 atau nol kasus. 

Di Kabupaten Tangerang, Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Banten, menyatakan mengawasi sejumlah tempat wisata selama libur Natal dan Tahun Baru 2022. 

"Artinya kami dari Pemkab Tangerang akan mengikuti kebijakan dan kewenangan Pak Bupati terkait pengawasan tepat wisata selama libur akhir tahun ini," kata Kepala Bidang (Kabid) Budaya Dan Pariwisata pada Disporabudpar Kabupaten Tangerang, Imam Subeki saat ditemui di Tangerang, Kamis. 

Menurutnya,   selama ini Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengintensifkan pencegahan penyebaran virus corona melalui dengan pemeriksaan, penelusuran dan pelacakan secara dini untuk penanganan pandemi.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER