Titimangsa Foundation Pentaskan "Mereka yang Menunggu di Banda Naira" | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

25 November 2021|11:55 WIB

Titimangsa Foundation Pentaskan "Mereka yang Menunggu di Banda Naira"

Pementasan "Mereka yang Menunggu di Banda Naira" merupakan adaptasi dari novel karya Sergius Susanto berjudul "Bung di Banda".

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Rendi Widodo

Titimangsa Foundation Pentaskan "Mereka yang Menunggu di Banda Naira"Para pemain lakon Mereka yang Menunggu di Banda Naira. Dok. Titimangsa Foundation

JAKARTA - Titimangsa Foundation dan Bakti Budaya Djarum Foundation mengadakan sebuah pementasan bertajuk "Mereka yang Menunggu di Banda Naira". Pementasan tersebut mengangkat kisah tentang pertemuan empat tokoh pergerakan Indonesia yaitu Sutan Sjahrir, Mohammad Hatta, dr. Tjipto Mangoenkoesoemo, dan Iwa Koesoema Soemantri di tanah pembuangan Banda Naira.

Cerita diawali ketika Sjahrir dan Hatta tiba di Banda Naira sebagai tahanan politik. Mereka kemudian bertemu dengan tahanan politik lainnya, Tjipto dan Iwa yang sudah terlebih dahulu berada di sana. Tidak ingin berdiam diri di tanah pengasingan, mereka pun meneruskan perjuangan di bidang sosial dan pendidikan.

Di tengah perjuangannya ini, Sjahrir terus diliputi perasaan gelisah karena terpisah dengan kekasihnya, Maria yang berada di Belanda. Meskipun keduanya saling bertukar surat, tetapi Sjahrir selalu merasa ada yang kurang. Kenangan-kenangan indah bersama Maria pun selalu muncul di benak Sjahrir. Dengan setia, Sjahrir terus menunggu Maria datang ke Banda Naira.

Pementasan "Mereka yang Menunggu di Banda Naira" ini merupakan adaptasi dari novel karya Sergius Susanto berjudul "Bung di Banda". Novel tersebut menarik perhatian Titimangsa Foundation untuk kemudian dipentaskan dan dialih wahanakan oleh Gunawan Maryanto sebagai naskah pementasan. Sampai akhirnya ditafsir ulang oleh Wawan Sofwan untuk pertunjukkan teater ini.

"Pentas ini merupakan kenangan-kenangan yang sangat berarti, yang dititipkan oleh Gunawan Maryanto kepada kami. Beberapa waktu lalu, ia telah pergi meninggalkan kita semua. Saya tahu, ketika berkarya, almarhum selalu bekerja dengan sepenuh hati dan kita akan meneruskan energi itu," kata founder Titimangsa Foundation Happy Salma usai geladi bersih Mereka yang Menunggu di Banda Naira, Rabu (24/11).

Pementasan teater ini dibintangi oleh Reza Rahadian, Lukman Sardi, Tanta Ginting, Verdi Solaiman, dan Willem Bevers. Julie Estelle juga hadir untuk pertama kalinya menginjakkan kakinya di panggung teater bersama dengan Akiva Sardi yang merupakan anak dari aktor Lukman Sardi.

Lakon Mereka yang Menunggu di Banda Naira akan dipentaskan secara offline pada Kamis (25/11) di Gedung Kesenian Jakarta. Pementasan tersebut nantinya akan ditayangkan secara virtual mulai Jumat (17/12) selama enam bulan di kanal YouTube IndonesiaKaya secara gratis untuk mengobati rasa rindu para penikmat seni akan pertunjukkan teater.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER