Selamat

Senin, 25 Oktober 2021

30 April 2021|16:22 WIB

Tips Buang Angin Secara Normal

Makanan dan gaya hidup menentukan apakah buang angin bau atau tidak, dan bersuara atau tidak

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Yanurisa Ananta

ImageIlustrasi Buang Angin (kentut). Sumberfoto : Shutterstock/dok

JAKARTA - Buang angin seringkali dianggap memalukan. Padahal buang angin normal dan alami, bahkan baik untuk tubuh. Tubuh memproduksi gas dari hasil mengunyah dan mengolah makanan. Gas juga bisa muncul karena udara yang tertelan selama makan, mengunyah, dan menelan.

Semua gas dan udara ini berada di saluran cerna. Beberapa di antaranya diserap secara alami. Namun, yang lainnya harus dikeluarkan dengan cara buang angin dan bersendawa. Seseorang tidak dapat buang angin dan bersendawa, akan merasakan sensasi tidak nyaman di perut, seperti perut kembung, sakit perut, mual, muntah, dan lainnya. 

Umumnya, setiap orang buang angin 5-15 kali setiap hari. Frekuensi ini tergantung dari makanan dan gaya hidup. Makanan dan gaya hidup juga bisa menentukan apakah buang angin bau atau tidak, dan bersuara atau tidak. 

Beberapa orang tidak bisa mengalami buang angin. Penyebabnya bisa karena mengalami penyakit tertentu, atau jenis makanan dikonsumsi kurang mengandung serat sehingga bakteri baik di dalam tubuh kurang mendapat asupan makanan untuk memproduksi gas.

Ada beberapa cara agar tubuh dapat buang angin secara normal. Salah satunya dengan posisi yoga. Ada posisi yoga yang bernama asana yang bisa membantu agar tubuh buang angin. Asana membuat tubuh rileks sehingga mampu mengeluarkan gas di dalam saluran cerna dengan baik. 

Caranya dengan berlutut dan dudukan pinggul di atas kaki. Lalu dorong tubuh ke depan hingga dada menyentuh paha dan dahi menyentuh lanatai. Renggangkan tangan ke depan dan pejamkan mata sekitar 2-3 menit. Tubuh akan merasa tenang sehingga buang angin bisa lebih mudah.

Selain posisi yoga, buah apel, pisang, dan persik bisa membantu tubuh buang angin. Ketiga buah ini mengandung kadar gula alami yang tinggi, seperti fruktosa. Selain apel, persik, dan pisang, kismis, pir, dan apricot juga bisa memicu buang angin. Produk susu seperti susu, keju, dan yogurt dapat menjadi pilihan lainnya untuk membantu buang gas. 

Beberapa orang mengalami masalah dalam mencerna laktosa pada susu. Itu terjadi karena kekurangan enzim laktase sehingga membuat perut kembung, buang angin, diare, dan konstipasi. 

Namun, kalau setelah mengonsumsi produk susu malah mengalami sakit di perut, segera periksakan ke dokter karena dikhawatirkan ada masalah kesehatan lainnya. (Gemma F Purbaya)

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER