Selamat

Sabtu, 19 Juni 2021

SENI & BUDAYA

11 Juni 2021|13:37 WIB

Tiga Musisi Wanita Angkat Isu Perempuan Dalam Single "Don't Touch Me"

Marion Jola, Danilla, dan Ramengvrl berbicara banyak tentang pemberdayaan perempuan dalam lagu ini.

Penulis: Andesta Herli Wijaya,

Editor: Yanurisa Ananta

ImageMarion Jola, Danilla Riyadi, Ramengvrl. Dok: Universal Music Indonesia/ Ist.

JAKARTA – Tiga penyanyi perempuan, Marion Jola, Danilla Riyadi, dan Ramengvrl berkolaborasi merilis single berjudul "Don't Touch Me". Melalui lagu ini, ketiga penyanyi dari genre yang berbeda-beda ini berbicara tentang pemberdayaan perempuan, objektifikasi perempuan, hingga kesetaraan gender.

Ketiganya hadir dengan warna musik yang berbeda-beda. Marion mewarnai lagu dengan pop RnB-nya, Danilla dengan indie folk-nya, dan Ramengvrl dengan musik rap hip-hop. Ketiga warna musik itu berpadu dalam single "Don’t Touch Me", dengan komposisi atau pembagian part masing-masing.

Don’t Touch Me” secara keseluruhan menonjolkan musik pop dengan sentuhan swing. Marion, Danilla, dan Ramengvrl berhasil menghadirkan harmonisasi dari ciri khas masing-masing, membuat single ini terdengar unik.

Dari sisi lirik, “Don’t Touch Me” ditulis langsung oleh Marion, Danilla dan Ramengvrl. Lagu ini berbicara tentang woman empowerment, sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan ketiganya sebagai perempuan. Tema ini pula yang membuat mereka bertemu dalam satu proyek kolaborasi.

Gue sering merasa dilecehkan diobjektifikasi sebagai perempuan. Jadi gue ingin ngomongin itu. Danilla dan Ramengvrl juga inginnya ngomong soal perempuan. Jadi dasarnya adalah cerita apa yang menjadi pengalaman kita, tentang kita menjadi perempuan, kebanyakan yang nggak adil,” ungkap Marion dalam sesi peluncuran Virtual, Kamis (10/6).

Ketiganya mencurahkan kemarahan masing-masing melalui lirik. Menurut ketiganya, hingga saat ini masih banyak perempuan di dunia yang harus menghadapi stereotip tradisional yang dilabelkan pada keluarga dan lingkungan.

Selain itu, hingga saat ini perempuan masih sering mengalami objektifikasi, bahkan rentan menjadi sasaran pelecehan seksual. Lagu ini mencoba memberi semangat kepada perempuan untuk percaya diri untuk membuat pilihan sendiri.

Menurut ketiganya, pemberdayaan perempuan adalah salah satu cara agar perempuan mendapat pengakuan dan bisa menyadari potensi yang dimiliki.

“Mungkin karena aku pernah ngalamin, aku ngerasa kayak, ‘gue kotor banget, gue ini aib’. Itu membuat kita banyak secara mental terkikis. Maka itu harus kita kembalikan lagi, kita itu manusia,” tambah Danilla.

Single kolaborasi Marion Jola, Danilla, dan Ramengvrl ini dirilis di bawah label Universal Music Indonesia. "Don't Touch Me" sudah bisa didengarkan di semua platform layanan musik digital.

Sementara video musik “Don’t Touch Me” ini akan segera dirilis melibatkan Anton Ismael sebagai sutradara.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER