Selamat

Senin, 17 Mei 2021

GAYA HIDUP

04 Mei 2021|13:33 WIB

Tiga Hal Wajib Bikin Ruang Tamu Nyaman

Setelah sofa, hal lain yang perlu diperhatikan untuk membuat ruang tamu nyaman adalah lampu

Penulis: Faisal Rachman,

Editor: Faisal Rachman

ImageIlustrasi desain ruang tamu (ANTARA/Escalier Interior)

JAKARTA – Ruang tamu adalah salah satu kunci untuk membuat rumah terasa nyaman. Apalagi selama masa pandemi covid-19 di mana semua aktivitas dilakukan dalam rumah.

Desainer Adrianus Ekaputra dari Escalier Interior mengatakan, setiap rumah memiliki permasalahan yang berbeda untuk mendekorasi ruang tamu agar lebih nyaman dan enak dipandang. Namun, satu hal yang harus diperhatikan adalah pemilihan sofa.

"Investasi di sofa yang nyaman, sofa yang nyaman karena kita akan berjam-jam di sofa. Kalau dinding yang terlalu heboh, enggak terlalu perlu," kata Adrianus seperti dilansir Antara, Selasa (5/4).

Setelah sofa, hal lain yang perlu diperhatikan untuk membuat ruang tamu nyaman adalah lampu. Bisa berupa lampu meja atau lampu berdiri, keberadaan lampu dapat mengubah suasana hati seseorang.

"Kita bisa mematikan lampu rumah terus menyalakan table lamp, itu sudah enak banget vibesnya. Logikanya dindingnya tinggal dikasih wallpaper atau panel atau karpet makin nyaman," ujar Adrianus.

Hal terakhir adalah wallpaper untuk dinding untuk menghadirkan nuansa yang berbeda. Jika Anda memiliki anggaran lebih bisa menyiapkan dinding meja TV.

Untuk biaya, Adrianus mengatakan dana yang disiapkan bisa berbeda tiap rumah tergantung dari desainnya. Menurutnya Rp15 juta sudah bisa mendapatkan ruang tamu yang nyaman.

"Interior itu kebutuhan tersier bukan sekunder jadi mau bilang apapun tetap ada budget yang harus dikeluarkan karena ini sama aja kayak bikin tingkat kenyamanan lebih. Orang kan murah mahal berbeda-beda tapi kalau mau bicara kacamata kita, mau spend uang Rp15 juta ya jadi, nyaman kok," ujar Adrianus.

Desain Adrianus dapat dilihat di Kisah Ruang, The Breeze, BSD yang saat ini sedang menghadirkan Local Heroes hingga 9 Mei 2021. Di hajatan ini masyarakat dapat terhubung dengan desainer berpengalaman dan vendor-vendor lokal berkualitas. 

Minimalis Dan Multifungsi
Sebelumnya, rumah berkonsep minimalis dan furnitur rumah multifungsi menjadi favorit para milenial yang telah maupun akan memiliki huniannya. Menurut Brand Manager Informa Custom Furniture Martha Xu, kedua konsep ini masih akan menjadi tren di tahun 2021.

"Di masa pandemi global yang masih penuh dengan ketidakpastian ini, mungkin agak sulit untuk memprediksi tren di tahun depan. Tapi, sepertinya tahun depan tren minimalis dan fungsional masih menjadi favorit milenial," kata Martha beberapa waktu lalu. 

Martha melanjutkan, bukan hanya generasi milenial saja yang menggemari tren hunian dan perabotan minimalis dan fungsional. Ia menyebutkan, dari tahun ke tahun, model ini menjadi favorit banyak kalangan.

Terlebih, dengan kondisi pandemi yang menuntut untuk berkegiatan di rumah, membuat hunian menjadi rapi, estetik dan indah dipandang, serta nyaman untuk ditinggali, menjadi faktor mengapa konsep ini terus digemari banyak generasi.

"Bukan cuma milenial, furnitur multifungsi jadi favorit banyak orang. Mereka milih model itu karena hampir 24 jam di rumah, dan karena furnitur mereka bisa berfungsi untuk banyak hal, membuat perabotan itu yang paling banyak dicari," kata Martha.

Lebih lanjut, hunian minimalis didukung dengan kehadiran furnitur multifungsi yang bisa memanfaatkan ruang (space) terbatas. Misalnya dengan perabotan yang bisa dilipat, hingga mudah dimasukkan dan dikeluarkan, seperti meja lipat, rak, hingga laci-laci besar yang bisa dialihfungsikan.

Untuk mengaplikasikan konsep hunian ini, Martha menyarankan untuk membuat daftar kebutuhan rumah sehingga nantinya perabotan di dalamnya akan disesuaikan dengan space dan tambahan lainnya untuk dimanfaatkan dengan efisien.

“Untuk itu, milenial harus bisa memanfaatkan pemilihan furnitur yang dapat disesuaikan dengan ukuran ruangan, style, kebutuhan dan anggaran biaya yang dimiliki agar ruangan lebih maksimal meskipun di lahan yang terbatas,” kata Martha. 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA