Selamat

Kamis, 20 Januari 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

25 November 2021

12:36 WIB

Semua Alun-Alun Kota Tutup Pada Akhir Tahun

Semua tempat wisata, terlebih yang diidentifikasi menjadi sasaran liburan akhir tahun wajib menerapkan protokol ketat.

Penulis: Dwi Herlambang,

Editor: Satrio Wicaksono

Semua Alun-Alun Kota Tutup Pada Akhir Tahun
Sejumlah wisatawan mengunjungi kompleks Candi Arjuna di Dataran Tinggi Dieng, Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Antara foto/dok

JAKARTA – Jelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022, pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan ini membuat masyarakat harus kembali mengatur jadwal liburannya.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022, bagian kesatu dijelaskan bahwa setiap kepala daerah wajib mensosialisasikan kepada warganya untuk tidak melakukan mudik pada libur Nataru.

Imbauan bagi masyarakat untuk tidak bepergian atau pulang kampung dengan tujuan yang tidak penting atau mendesak. Jika memang situasinya mendesak, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, pertama, mengoptimalkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, kedua, melakukan tes PCR atau rapid tes dengan menyesuaikan pengaturan moda transportasi yang digunakan pada saat pergi keluar daerah dan masuk atau pulang dari luar daerah.

Ketiga, jika ditemukan pelaku perjalanan yang positif covid-19, maka melakukan karantina mandiri atau karantina pada tempat yang telah disiapkan pemerintah untuk mencegah adanya penularan dengan waktu karantina sesuai prosedur kesehatan,

Selain itu juga, akan dilakukan pengetatan arus pelaku perjalanan masuk dari luar negeri termasuk pekerja migran Indonesia. Kemudian, melaksanakan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di 3 (tiga) tempat, yaitu: Gereja, tempat perbelanjaan, dan tempat wisata lokal. Seluruh alun-alun kota pun akan ditutup pada 31 Desember 2021-1 Januari 2022.

Khusus tempat wisata, pengelola harus meningkatkan kewaspadaan sesuai pengaturan PPKM level 3 terutama bagi daerah-daerah wisata favorit seperti Bali, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Medan, dan lainnya. Kepala daerah harus melakukan identifikasi tempat wisata yang menjadi sasaran liburan agar memiliki penerapan prokes yang baik.

Lantas, menerapkan pengaturan ganjil genap untuk mengatur kunjungan ke tempat wisata prioritas, menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk dan keluar dari tempat wisata, serta hanya pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk, dan memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa jaga jarak.

Atas dasar itulah tempat wisata harus membatasi jumlah wisatawan sampai dengan maksimal 50% dari kapasitas total. Terakhir peraturan ini juga melarang pesta perayaan pergantian tahun dengan kerumunan di tempat terbuka atau tertutup dan membatasi kegiatan seni budaya dan tradisi baik keagamaan maupun non-keagamaan yang biasa dilakukan sebelum pandemi covid-19.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER