Selamat

Rabu, 22 September 2021

15 September 2021|15:39 WIB

Refill Station, Perang Pada Sampah Plastik Cara The Body Shop

5 juta ton sampah plastik di Pulau Jawa tidak dikelola dengan baik sehingga ada yang dibuang, ditimbun, dibakar, dan sisanya dibuang ke aliran sungai

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Rendi Widodo

ImageIlustrasi sampah plastik. Pizabay/Rita E

JAKARTA – Permasalahan sampah plastik tidak kunjung usai. Menurut catatan yang dikeluarkan oleh The National Plastic Action Partnership (NPAP), ada sekitar 4,8 juta ton sampah plastik per tahun di Indonesia yang tidak terkelola dengan baik. 

Permasalahan pengelolaan pun beragam. Mulai dari dibakar di ruang terbuka, tidak dikelola dengan layak di tempat pembuangan sampah resmi, hingga mencemari saluran air dan laut.

Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, The Body Shop Indonesia pun berinovasi mengikuti perkembangan teknologi dan menjawab keinginan pasar. Salah satunya dengan menghadirkan Refill Station. 

Refill Station ini dihadirkan untuk menjawab tantangan atas penumpukan sampah plastik kemasan dari produk kosmetik.

"Tidak hanya menghadirkan produk dengan sustainable packaging, The Body Shop juga merupakan penggagas pertama di Indonesia untuk konsep Refill Station ini, dan sekarang kembali dengan inovasi yang lebih modern. Refill Station hadir untuk menjawab tantangan akan pengurangan polusi plastik,” jelas Executive Chairperson dan Owner The Body Shop Indonesia Suzy Hutomo dalam konferensi pers The Body Shop Indonesia, Selasa (14/9).

Nantinya, pelanggan hanya perlu membeli kemasan botol aluminium yang dapat diisi ulang sehingga penggunaan kemasan plastik sekali pakai dapat terus berkurang. 

Tidak hanya itu saja, mereka yang menggunakan kemasan botol aluminium itu juga berkesempatan untuk mendapatkan produk The Body Shop dengan harga yang lebih murah.

Hadirnya Refill Station menjadi bagian kampanye The Body Shop Indonesia, yakni #KerenTanpaNyampah. Kampanye ini berupaya mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah kemasan kosmetik ke tempat sampah sebagai kebiasaan baru. 

Selain Refill Station, mereka juga terus melanjutkan program Bring Back Our Bottles (BBOB). Program tersebut bertujuan agar masyarakat membawa kembali kemasan kosong ke toko The Body Shop agar bisa didaur ulang menjadi kemasan baru.

Lewat kampanye #KerenTanpaNyampah, The Body Shop berharap dapat menyelamatkan dua juta sampah botol kemasan dan mengurangi beban Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA). 

Data yang dikeluarkan dari Ecoton sendiri menunjukkan bahwa setiap tahunnya ada delapan juta ton sampah plastik di Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Lima juta ton sampah tersebut tidak dikelola dengan baik sehingga ada yang dibuang, ditimbun, dibakar, dan sisanya dibuang ke aliran sungai. 

Dengan situasi pengelolaan yang terus seperti ini, data pun memperkirakan jumlah sampah plastik yang salah kelola di Indonesia pada 2025 akan terus mengalami peningkatan hingga lebih dari dua kali lipat.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER