Selamat

Selasa, 21 September 2021

15 September 2021|09:00 WIB

Piala Presiden E-sports 2021 Digelar Oktober, Total Hadiah Rp2 Miliar

Penyelenggaraan Piala Presiden E-sports 2021 diarahkan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Bangsa Indonesia menjadi pemimpin e-sports di kawasan regional Asia bahkan dunia.

Penulis: Agung Muhammad Fatwa,

Editor: Rendi Widodo

ImageLogo Piala Presiden E-sports 2021. Dok. ist

JAKARTA – Pandemi tak menghalangkan penyelenggaraan Piala Presiden E-sports 2021. Memasuki tahun ketiga, turnamen olahraga elektronik yang digagas Presiden Joko Widodo mengangkat tema #BanggaEsportsIndonesia. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, penyelenggaraan Piala Presiden E-sports 2021 diarahkan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki Bangsa Indonesia menjadi pemimpin e-sports di kawasan regional Asia bahkan dunia.

“Indonesia harus siap untuk menjadi leader dalam dunia e-sports, baik di kawasan regional maupun internasional. Kita memiliki potensi yang luar biasa besar dari sisi sumber daya generasi muda, ekosistem keolahragaan, dan juga industri e-sports. Ini yang akan terus kita dorong dan wujudkan melalui penyelenggaraan Piala Presiden E-sports 2021 yang akan dimulai pada bulan Oktober nanti. Kita bangga dan yakin bahwa e-sports Indonesia akan mampu menjadi yang terbaik,” ungkap Moeldoko dalam siaran pers yang diterma Validnews, Rabu (15/9).

Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden Esports 2021 Rangga Danu Prasetyo menjelaskan edisi ketiga kompetisi olahraga elektronik terbesar ini akan dibuka dengan seremoni kick off pada tanggal 3 Oktober mendatang. Uniknya, turnamen ini akan diselenggarakan dengan sistem daring dan luring dengan sistem protokol kesehatan yang ketat.

“Saat ini open registration untuk atlet dan tim e-sports sudah dibuka dan kami yakin hingga dimulainya nanti mampu memenuhi target lebih dari 170 ribu atlet berpartisipasi,” terang Rangga.

Untuk pendaftaran Piala Presiden E-sports 2021 dibuka dari 9 September–2 Oktober. Setelah masa pendaftaran, akan ada babak kualifikasi yang terbagi dalam enam regional wilayah yaitu; Regional Sumatera, Regional Kalimantan, Regional Sulawesi, Regional Jawa, Regional Bali NTT NTB, dan Regional Maluku-Papua. Selain trofi, para atlet dan tim yang bertanding akan berjuang memperebutkan total prize pool senilai Rp2 miliar dan kesempatan untuk menapaki karier yang lebih besar lagi di industri e-sports.

Gim yang akan dipertandingkan sendiri, yaitu eFootball PES, Free Fire, Lokapala (game lokal), Mobile Legends, PUBG Mobile dan MPL Gaming.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali mengatakan, Piala Presiden E-sports 2021 harus terus bergulir sebagai wadah kompetisi bagi talenta-talenta muda e-sports Indonesia. Terbukti sejak penyelenggaraan turnamen tersebut, bermunculan atlet-atlet potensial yang kemudian memiliki jenjang karier yang jelas di industri e-sports melalui berbagai tim e-sports profesional.

“Harapan besar dalam Piala Presiden E-sports ini antara lain menjadi trigger agar kompetisi e-sports berjenjang lain di bawahnya terus berjalan dan semakin banyak. Kita ingin agar ekosistem ini terus berkembang, menjadi wadah dan sarana melahirkan talenta-talenta muda berprestasi yang akan membawa keharuman nama bangsa di mata dunia,” terang Zainudin.

Piala Presiden Esports 2021 dipastikan juga menjadi ruang bagi pengembang gim lokal. Gim buatan anak bangsa yaitu Lokapala resmi dipertandingkan di Piala Presiden Esports 2021 bersanding dengan gim populer mancanegara lainnya.

“Sebagai bagian dari ekosistem e-sports dan industri kreatif nasional, kami bersyukur diberi ruang yang sangat memadai oleh pemerintah dan kami siap untuk ambil bagian dalam upaya mendukung kemajuan bangsa melalui e-sports. Kami yakin bahwa gim yang dibuat anak-anak bangsa punya potensi dan kualitas untuk menjadi besar, dan ajang PPE 2021 serta PON Papua nanti merupakan batu lompatan yang sangat besar bagi industri game dan e-sports nasional,” tutur Diana Paskarina, COO Anantarupa Studios.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER