Selamat

Minggu, 20 Juni 2021

TEKNO

10 Mei 2021|16:10 WIB

Peneliti Temukan 'Jamur' Di Mars

Awalnya, tim Opportunity menyebutnya sebagai mineral bernama hematite. Namun penelitian selanjutnya menyatakan objek misterius itu bukan hematite.

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Yanurisa Ananta

ImagePenampakan foto Jamur di Mars. Sumberfoto: Nasa

JAKARTA – Peneliti dari Amerika Serikat, Prancis, dan China menemukan adanya kemungkinan jamur hidup di Mars. Hal itu berdasarkan citra yang diambil NASA’s Opportunity, Rovers Curiosity, dan kamera Maars Reconnaissance Orbiter HiRISE yang menampilkan objek berwarna putih kapur berbentuk bola.

Awalnya, tim Opportunity menyebutnya sebagai mineral bernama hematite. Namun penelitian selanjutnya menyatakan objek misterius itu bukan hematite melainkan ‘jamur Mars’ karena bentuknya menyerupai jamur.

Merujuk penelitian yang rilis pada Advances in Microbiology, peneliti mengamati serangkaian foto dari Opportunity selama tiga hari. Tujuannya, untuk mengetahui perkembangan objek. Hasilnya, tampak adanya peningkatan ukuran pada sembilan ‘jamur’ dan tambahan 12 ‘jamur’ dalam jangka waktu tersebut.

"Banyak dari spesimen ‘jamur’ di permukaan tanah ini memiliki tangkai yang telah terlepas dari bagian luar membrannya, kemungkinan ini krustosa, dan dikelilingi oleh potongan putih seperti spora yang halus seperti terdiri dari leprosa," tulis penelitian itu dikutip dari Popular Mechanics, Senin (10/5).

Para peneliti mengatakan, penampakan bagian yang ada di sekeliling ‘jamur’ ini adalah hal yang penting. Dari bagian itu, mereka bisa mengidentifikasi apakah ini benar jamur atau hanya batu yang bentuknya bulat seperti jamur. 

Jamur sendiri merupakan salah satu jenis tumbuhan yang bisa tumbuh dan bereproduksi dengan cepat. Jamur berukuran kecil bisa tumbuh dalam satu hari, sementara yang berukuran lebih besar mencapai empat hari.

Meskipun begitu, peneliti masih memerlukan studi lebih lanjut untuk membuktikan hal ini. Hal itu karena masih ada banyak perbedaan antara Mars dan Bumi. Tetapi, para peneliti optimistis bahwa ada kehidupan di Mars.

“Dengan pertumbuhan, pergerakan, perubahan di lokasi dan bentuk, perilaku dan morfologi, ini sangat mendukung hipotesis adanya kehidupan di Mars,” kata penelitian tersebut.

Apabila objek yang tertangkap citra benar ‘jamur’, maka kemungkinan manusia bisa berkoloni di mars. Di sisi lain, ada banyak jamur di Bumi yang bisa tahan dalam berbagai kondisi ekstrem. Sehingga wajar saja kalau jamur bisa hidup di Mars. (Gemma F Purbaya)

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER