Selamat

Sabtu, 19 Juni 2021

TEKNO

09 Juni 2021|11:17 WIB

Peneliti Australia Temukan Spesies Baru Dinosaurus Terbesar

Tinggi dinosaurus ini mencapai 6,5 meter dan panjang 30 meter atau sepanjang lapangan basket.

Penulis: Arief Tirtana,

Editor: Yanurisa Ananta

ImageGambar Rekonstruksi kehidupan Dinosaurus cooperensis Australotitan. Sumberfoto: Vladislav Konstantin ov / Scott Hocknull

JAKARTA – Sejumlah ilmuwan di Australia mengumumkan telah menemukan spesies dinosaurus baru, dengan ukuran paling besar dari yang pernah ditemukan di benua itu. Tinggi dinosaurus ini mencapai 6,5 meter dan panjang 30 meter atau sepanjang lapangan basket. Spesies ini salah satu dari 15 dinosaurus terbesar yang ditemukan di seluruh dunia.

Tim peneliti dari Museum Queensland dan Museum Sejarah Alam Eromanga memberi nama Dinosaurus tersebut “Cooper Creek” karena lokasi penemuannya dekat sungai Cooper Creek, Queensland. Namun, spesies ini juga disebut dengan Australotitan cooperensis atau "the southern titan".

Fosil Australotitan cooperensis pertama kali ditemukan di sebuah peternakan di barat daya Queensland pada tahun 2007 silam. Fosil ditemukan oleh seorang anak dari pasangan peneliti Dinosaurus, Robyn and Stuart Mackenzie.

Sejak saat itu, paleontologi melakukan identifikasi spesies tersebut dan mencari perbedaannya dengan spesies lain, seperti Sauropoda. Mereka membandingkan ciri-ciri keduanya dengan cara membandingkan pemindaian tulangnya.

Sauropoda adalah dinosaurus pemakan tumbuhan yang dikenal karena ukuran besarnya. Sauropoda memiliki kepala kecil, leher sangat panjang, ekor panjang dan kaki tebal seperti pilar.

Proses identifikasi tulang belulang dinosaurus ini memang memakan waktu lama. Hal itu karena lokasi tulang yang terpencil dan ukurannya serta kondisinya yang sudah sangat rapuh. 

Meski cukup banyak juga sisa-sisa tulang ditemukan dalam keadaan utuh, tim peneliti mengumumkan Australotitan temuannya itu hidup menjelajahi benua Australia selama Periode Kapur atau sekitar 92-96 juta tahun yang lalu.

Peneliti meyakini spesies ini masih terkait erat dengan tiga spesies sauropoda lainnya—Wintonotitan, Diamantinasaurus dan Savannasaurus, yang sudah lebih dulu ditemukan di Australia.

"Sepertinya dinosaurus terbesar di Australia ini adalah bagian dari satu keluarga besar yang bahagia," kata salah satu peneliti utama, Dr. Scott Hocknull.

Pemerintah negara bagian Queensland menyambut temuan ini dan menganggapnya anugerah bagi penemuan dinosaurus lokal di Australia.

"Australia adalah salah satu perbatasan terakhir untuk penemuan dinosaurus dan Queensland dengan cepat mengukuhkan dirinya sebagai Ibu Kota Negara Palaeo. Masih banyak lagi yang bisa ditemukan," kata Dr Jim Thompson, Kepala Eksekutif Jaringan Museum Queensland.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA