Pemerintah El Savador Akan Bangun Bitcoin City | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

23 November 2021|09:41 WIB

Pemerintah El Savador Akan Bangun Bitcoin City

Bitcoin City akan dibangun di La Union, sebuah wilayah di bagian timur El Salvador, yang berada di dekat gunung berapi Conchagua.

Penulis: Arief Tirtana,

Editor: Rendi Widodo

Pemerintah El Savador Akan Bangun Bitcoin CityPemandangan Gunung Cochangua di El Savador yang akan menjadi lokasi Bitcoin City. Dok. Ist/Christian Rendon

JAKARTA - Seakan tidak cukup dengan menjadikan Bitcoin sebagai salah satu mata uang resmi di negaranya, Presiden El Salvador, Nayib Bukele, kembali mengumumkan rencana ambisiusnya untuk menghadirkan apa yang dia sebut sebagai "Bitcoin City" atau "Kota Bitcoin".

Rencana tersebut diungkapkan langsung Presiden berusia 40 tahun itu pada penutupan Bitcoin Week “Feel The Bit” yang berlangsung di pantai Mizata di La Libertad, El Savador akhir pekan lalu.

Bahkan, rencana tersebut juga dimuat dalam laman resmi pemerintahan. Bukele menyebut rencananya itu bukan sebatas ide, melainkan akan segera menjadi kenyataan.

“Bitcoin City bukan hanya sebuah ide, itu juga akan menjadi kenyataan di El Salvador," tegas Presiden berhaluan Sayap Kanan tersebut.

Bitcoin City akan dibangun di La Union, sebuah wilayah di bagian timur El Salvador, yang berada di dekat gunung berapi Conchagua.

Keberadaan gunung berapi tersebut akan menjadi penting, sebab akan dimanfaatkan sebagai pusat pembangkit energi untuk menghidupi kota dan tentunya juga sebagai sumber energi dalam penambangan Bitcoin.

Sebagai sebuah kota, Bitcoin City akan memiliki kawasan perumahan, area komersial, tempat hiburan, restoran, bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api. Bahkan, terdapat pula area pertambangan, pertanian, budaya dan olahraga.

Tidak kalah menarik, Bukele mengungkapkan bahwa pemerintahannya tidak akan menetapkan berbagai jenis pajak kepada masyarakat di kota tersebut. 

Satu-satunya pajak yang ada hanyalah pajak pertambahan nilai atau PPN, yang setengahnya akan digunakan untuk membayar obligasi pemerintah kota dan sisanya untuk infrastruktur publik dan pemeliharaan kota.

“Kami tidak akan memungut pajak penghasilan, selamanya. Tidak ada pajak penghasilan, nol pajak properti, tidak ada pajak pengadaan, nol pajak kota, dan nol emisi CO2. Satu-satunya pajak yang mereka miliki di 'Bitcoin City' adalah PPN," tegasnya.

Dengan bentuk lingkaran dan alun-alun pusat kota yang akan terlihat seperti logo Bitcoin dari atas, pembangunan Bitcoin City akan dimulai pada 2022, dalam waktu yang belum ditentukan pasti.

Namun, untuk mewujudkan ambisinya tersebut, Bukele telah meluncurkan "obligasi Bitcoin" senilai US$1 miliar. Dari jumlah tersebut, setengahnya akan digunakan untuk membangun infrastruktur energi dan pertambangan, kemudian sisanya akan digunakan untuk membeli lebih banyak mata uang digital.

Untuk diketahui, El Salvador adalah negara pertama di dunia yang telah mengakui Bitcoin sebagai mata uang resmi atau alat pembayaran yang sah sejak 7 September.

Selain itu, Bukele juga mengatakan bahwa selama ini, Bitcoin telah digunakan untuk kepentingan umum. Seperti disumbangkan ke Rumah Sakit Anak Nasional Benjamin Bloom, dan disalurkan ke berbagai proyek, mulai dari pembangunan 20 pusat pendidikan, hingga rumah sakit "Chivo Pets" untuk hewan peliharaan.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA