Selamat

Minggu, 20 Juni 2021

GAYA HIDUP

12 Mei 2021|16:09 WIB

Mattel Daur Ulang Barbie Bekas Jadi Mainan Baru

Mattel punya target membuat semua mainan mobil Matchbox, playset dan kemasannya dari bahan 100% daur ulang

Oleh: Faisal Rachman

ImageIlustrasi. Seorang anak sedang memainkan boneka Barbie. (ANTARA/Mattel)

JAKARTA - Produsen mainan Mattel mendorong anak-anak untuk mengembalikan boneka Barbie, mobil Matchbox dan Mega Bloks yang tak lagi dipakai kepada perusahaan untuk didaur ulang jadi mainan baru. Tujuan program "Playback" ini adalah mendaur ulang material dari semua produk dan kemasan per 2030, kata Mattel pekan ini dikutip dari Reuters.

"Program Playback Mattel adalah langkah besar," kata Jim Silver, CEO TTPM, firma riset industri mainan. 

"Konsumen sekarang semakin peduli terhadap masa depan dan ramah lingkungan, manufaktur mulai melangkah dan mencoba membuat lingkungan jadi lebih baik," lanjutnya. 

Perusahaan ini mendorong konsumen untuk mengirimkan mainan lama mereka kembali ke Mattel yang akan menyortir dan memisahkan berdasarkan tipe material. Kemudian mendaur ulang bahan tersebut. Material yang tidak bisa didaur ulang akan melewati proses downcycled atau diubah jadi energi.

Bulan lalu, Mattel memperkenalkan Matchbox Tesla Roadster, mainan pertama yang dibuat dari 99% bahan daur ulang dan karbon. Mattel punya target membuat semua mainan mobil Matchbox, playset dan kemasannya dari bahan 100% daur ulang, bisa didaur ulang atau materi plastik ramah lingkungan pada 2030.

"Semakin banyak manufaktur yang melewati jalan ini," kata Silver. 

"Saya kira Mattel, salah satu perusahaan besar di industri, memulai program daur ulang ini, saya kira yang lain nanti akan menyusul," serunya.

60 Tahun
Sekedar mengingatkan, Ken, boneka yang dikenal sebagai pasangan Barbie, genap berusia 60 tahun pertengahan Maret lalu. Produsen mainan Mattel telah menciptakan lagi versi pertama dari boneka Ken yang mengenakan celana renang warna merah, sandal dan handuk kuning di pundaknya.

Ken, yang namanya diambil dari nama pendiri Mattel, Elliot dan Ruth Handler, pertama kali bertemu dengan Barbie di iklan televisi pada 1961.

Selama bertahun-tahun, penampilannya berubah-ubah, begitu juga profesinya, mulai dari pemadam kebakaran hingga barista. Pada 1960-an, Ken tampil sederhana. 

Di era 70-an, dia hadir dalam tampilan groovy seperti kaos berleher tinggi dengan jas kotak-kotak dengan rambut gondrong, atau kemeja warna-warni yang mencolok. Pada 1980-an, Mattel resmi memperkenalkan Ken berkulit hitam, juga Ken versi hispanik.

Dilansir Reuters, boneka Ken kini tersedia dalam sembilan varian warna kulit, tiga bentuk tubuh, 10 warna mata dan gaya dan jenis rambut yang berbeda. Mattel juga membuat boneka Ken yang duduk di kursi roda.

Direktur desain senior Barbie, Robert Best, mengatakan kini Ken yang punya tampilan bervariasi mewakili banyak kalangan. Busana-busana Ken juga pernah dibuat oleh perancang Dapper Dan, Tan France, juga Direktur Kreatif Berluti Kris Van Assche. (Faisal Rachman) 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA