Selamat

Senin, 17 Mei 2021

SENI & BUDAYA

01 Mei 2021|17:38 WIB

Kue Asidah, Kudapan Legendaris Raja Riau

Terinspirasi dari makanan Timur Tengah

Penulis: Dwi Herlambang Ade Putra,

Editor: Yohanes Satrio Wicaksono

ImageKue Asidah, Makanan khas para raja Riau

JAKARTA - Bagi masyarakat Riau, kue asidah lebih dari sekadar kue biasa. Kudapan manis yang terbuat dari adonan tepung dan rempah ini memiliki citarasa tersendiri.

Asal mula pembuatan kue asidah ini terinspirasi dari makanan Timur Tengah. Seiring masuknya ke Indonesia, kemudian rasa kue ini mulai disesuaikan dengan lidah masyarakat Riau.

Dari cerita masyarakat, kue asidah dulunya hanya disajikan untuk keluarga raja. Di samping itu, kue ini juga biasanya disajikan saat hari-hari tertentu saja, oleh karena itu untuk mendapatkan kue ini memang cukup sulit.

Biasanya kue asidah disajikan dengan berbagai bentuk yang unik sesuai dengan kreativitas pembuatnya. Misalnya ada yang berbentuk seperti daun, bunga mawar, bulatan atau bentuk yang lainnya. Hal ini jadi salah satu daya tarik bagi orang-orang untuk mencicipi.

Di masyarakat Riau sendiri ada tata cara unik dalam memakan kue asidah. Untuk memakannya harus dimulai dari bagian bawahnya, bukan bagian atasnya. Apabila memakan atasnya dahulu akan dianggap kurang sopan oleh masyarakat setempat karena kue asidah memang benar-benar istimewa.

Kue asidah sendiri memiliki bahan utama yakni tepung terigu, gula merah, kayu manis, pandan dan kapulaga. Untuk membuatnya sangat sederhana, pertama cairkan gula merah dengan sedikit air kemudian masukkan kayu manis, pandan dan kapulaga. Setelah semuanya tercampur bisa didiamkan dahulu dalam suhu ruang.

Ambil tepung terigu dan saring gula merah sebelumnya supaya nggak ada kotoran yang ikut masuk ke dalam adonan. Setelah diaduk sampai rata, kemudian panaskan adonan pada wajan sampai teksturnya berubah menjadi lengket.

Biasanya dalam keadaan yang masih panas adonan yang sudah jadi langsung dimasukkan ke dalam cetakan khusus kue asidah. Sebagai penutupnya bisa ditambahkan topping bawang goreng untuk menambah cita rasa kue ini.

Paduan rasa manis akan bercampur dengan tekstur lembut dan gurihnya bawang goreng. Kue asidah biasanya disantap bersama dengan teh atau kopi.  (Dwi Herlambang)

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA