Selamat

Minggu, 20 Juni 2021

PARIWISATA

10 Mei 2021|19:20 WIB

Ketahui Ini Sebelum Wisata Di Jakarta

Berbagai pembatasan dan syarat ditetapkan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19

Oleh: Rikando Somba

ImageIlustrasi wisatawan menikmati sore di jembatan cinta di kawasan pantai Ancol, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

JAKARTA-Lokasi-lokasi tujuan wisata di seputar Jakarta bersiap diri menyambut hari raya. Sejumlah pembatasan disiapkan. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya kerumunan yang berakibat pada potensi penyebaran covid-19. Taman Impian Jaya Ancol, sudah menyiapkan aturan pembatasan pengunjung. Kapasitas perhari pada libur Lebaran, ditetapkan 36.000 orang per harinya,. Jumlah itu sama dengan 30% dari jumlah kapasitas pengunjung. Pembatasan ini diperketat dari yang diterapkan masa sebelum Idulfitri.

Vice President Corporate Secretary PT Pembangunan Jaya Ancol Agung Praptono, Senin (10/5) mengatakan pembatasan pengunjung tersebut merupakan syarat dibukanya kembali seluruh wahana yang ada di Ancol. Yang dibuka, juga termasuk wahana pemandian Atlantis yang dimulai sejak 5 Mei 2021.

"Di aturan sekarang (sebelum lebaran) pembatasan pengunjung 50%, nanti ketika masa lebaran kami turun jadi 30%. Itu adalah suatu upaya juga. Meskipun kawasan wisata tetap buka selama masa pelarangan mudik, tapi protokol kesehatan dan juga potensi terjadinya kerumunan besar tetap dikendalikan," ujar Agung dalam konferensi pers #MudikKeAncol, di Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya Ancol, Senin.

Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Percepatan Penanganan covid-19 Taman Impian Jaya Ancol itu mengatakan, prosedur keselamatan yang diterapkan di kawasan wisata ini, adalah akumulasi perbaikan yang terus dilakukan hari ke hari.  Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di industri pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ingin  menjadikan sebagai kawasan destinasi wisata Ibu Kota yang terjamin dari sisi kesehatan maupun keamanannya.

"Alhamdulillah sejak kemarin (sebelum lebaran) Ancol dibuka, sampai sekarang (saat konferensi pers itu diadakan), tidak ada penularan kasus covid-19 yang mengarah dari Ancol. Dan itu nanti di masa lebaran ini akan  menjadi perhatian (concern) kami juga," ujar Agung.

Diawasi Ratusan Personel
VP Taman Impian Jaya Ancol Ferdinand Gultom menjelaskan lebih jauh, Pihaknya hanya melayani pelanggan yang memesan tiket secara daring melalui www.ancol.com.

Ia menjelaskan dengan luas area 215 meter persegi, kawasan Taman Impian Jaya Ancol memiliki kapasitas normal 120.000 pengunjung."Namun sesuai ketentuan, kami hanya melayani kapasitas 30% per hari," kata Ferdinand kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Pembatasan pengunjung juga dilakukan bersama dengan pembatasan waktu operasional.  Diantaranya adalah Dunia Fantasi yang dibuka dari  pukul 10.00 – 17.00 WIB. Sedang Sea World Ancol beroperasi sejak  pukul 09.00 – 17.00 WIB. Sementara wahana Atlantis Water Adventures dibuka sejak pukul 08.00 – 16.30 WIB.

Untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan, ada 200 personel, di luar tenaga bantuan eksternal seperti Satpol PP, TNI, dan Kepolisian yang bertugas tiap harinya. Ancol juga menyediakan tiga unit ambulans di lokasi wisata disertai 12 tim medis dan seorang dokter yang bersiaga jika terjadi keluhan kesehatan dari pengunjung

Di kesempatan berbeda, Pengelola Taman Margasatwa (TMS) Ragunan di Jakarta Selatan membuat lingkaran khusus agar sebaran pengunjung lebih tertata di taman untuk mengantisipasi kerumunan menghadapi masa libur Lebaran. Adanya lingkaran diharapkan berefek terhadap pengunjung agar dapat menerapkan protokol kesehatan dengan jarak antarlingkaran sekitar dua meter.

Untuk operasional taman wisata edukasi itu mulai pukul 07.00 WIB hingga tutup loket pukul 14.00 WIB.

"Lingkaran itu untuk menjaga jarak antarpengunjung," kata petugas Pelayanan Informasi dan Kehumasan Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang di Jakarta, Senin.

Selama masa libur Lebaran, lanjut dia, taman margasatwa yang juga disebut Ragunan Zoo itu juga hanya membuka 30% atau sekitar 30.000 orang dari rata-rata total jumlah kunjungan saat periode libur Lebaran mencapai 100.000 orang. "Kami ambil rata-rata estimasinya 30% dari kunjungan libur Lebaran itu jadi sekitar 30.000 orang," imbuhnya.

Dikutip dari Antara, data kunjungan selama pandemi, per hari rata-rata wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan mencapai 300-500 orang untuk hari biasa. Sedangkan memasuki hari Sabtu, lanjut dia, kunjungan wisatawan bisa mencapai 5.000-7.000 orang dan melonjak pada Minggu mencapai 25.000 orang.

Taman Margasatwa Ragunan dengan luas 147 hektare itu memiliki koleksi sekitar 2.200 satwa baik endemik Indonesia maupun luar Tanah Air.

Dan, pengunjung harus terlebih dahulu memesan tiket masuk secara daring melalui laman bit.ly/PesantiketTMR. Sejumlah wahana dan kuliner di taman itu juga dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER