Selamat

Rabu, 22 September 2021

01 Mei 2021|08:00 WIB

Kandung Nutrisi Dalam Nasi Goreng

Nasi goreng memiliki kandungan nutrisi yang lengkap untuk tubuh, tapi jangan konsumsi berlebihan

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Satrio Wicaksono

ImageIlustrasi nasi goreng. Pixabay/dok

JAKARTA - Nasi goreng merupakan salah satu makanan paling populer di Asia. Bahkan, belakangan kian populer juga di benua Eropa, setelah komika dan YouTuber Nigel Ng melakukan beberapa ‘kritikan’ kepada orang-orang non-Asia saat membuat nasi goreng.

Dalam videonya, Nigel mengomentari bagaimana seharusnya seseorang memasak nasi goreng dengan benar sesuai. Sesuai dengan kaidah orang Asia, tentunya.

Lucunya, selebriti Chef Gordon Ramsay dan Jamie Oliver juga masuk dalam daftar kritikan Nigel. Lantas di balik itu semua, sebenarnya apa saja sih kandungan nutrisi yang ada di nasi goreng? Simak ulasannya.

Nasi goreng umumnya terdiri dari nasi, telur, sayuran, dan diberi bumbu-bumbu untuk penambah rasa. Nasi merupakan sumber karbohidrat. Karbohidrat dibutuhkan oleh tubuh sebagai bahan bakar energi, untuk beraktivitas sehari-hari. Tetapi pada nasi goreng, nasi menjadi yang paling dominan dibandingkan bahan lainnya.

Nasi putih dapat meningkatkan gula darah, sehingga orang menjadi berisiko mengalami diabetes tipe 2 kalau memakannya secara berlebih. Sebuah penelitian dari Harvard School of Public Health pun mendukung hal itu. Mereka yang memakan nasi 1,5 kali lebih banyak lebih berisiko terkena diabetes dibanding yang tidak. Sementara telur berperan sebagai sumber protein.

Tubuh membutuhkan protein untuk membentuk komponen struktural sel dan jaringan yang ada di tubuh, seperti enzim, hormon, dan sel kekebalan tubuh. Protein juga bisa membantu kontraksi dan pergerakan otot. Jika kekurangan protein, otot akan menyusut sehingga bisa meningkatkan terjadinya risiko patah tulang.

Yang tidak ketinggalan dalam nasi goreng adalah sayuran. Sayuran yang biasanya digunakan adalah sawi hijau. Dikutip dari Healthline, sawi hijau mengandung kalsium, zat besi, potassium, vitamin B2, magnesium, dan vitamin B1.

Tak hanya itu, sawi hijau juga kaya akan antioksidan. Antioksidan sendiri telah diketahui dapat membantu melindungi tubuh dari radikal bebas yang bisa menyebabkan penyakit seperti kanker.

Meski memiliki nutrisi yang cukup baik untuk tubuh, tetap konsumsi nasi goreng secara cukup dan tidak berlebihan. Seperti yang sudah disampaikan, nasi yang dominan dalam nasi goreng bisa menyebabkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Kementerian Kesehatan RI sudah memberikan anjuran mengenai Isi Piringku. Di dalamnya terdapat karbohidrat setengah porsi, sayur setengah porsi, lauk protein seperempat, dan buah seperempat.

Penting juga untuk memperhatikan komponen lainnya dalam nasi goreng. Semisal, takaran garam dan minyak yang digunakan. Penggunaan garam yang berlebih bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, sementara minyak dapat meningkatkan kadar kolestrol dalam tubuh. Kementerian Kesehatan RI juga telah memberikan batasan untuk garam yakni sekitar 5 gram atau 1 sendok teh, dan minyak 67 gram atau 5 sendok makan. (Gemma F Purbaya) 

.
Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER