Selamat

Senin, 17 Mei 2021

TEKNO

05 Mei 2021|10:41 WIB

Jadi Host Twitter Space Bisa Dapat Bayaran

Syarat menjadi host telah memiliki minimal 600 followers

Penulis: Arief Tirtana,

Editor: Yohanes Satrio Wicaksono

ImageTwitter Space adalah cara baru untuk melakukan obrolan audio langsung melalui akun Twitter. Sumberfoto: Shutterstock/dok

JAKARTA - Setelah melakukan uji coba selama beberapa bulan, kini Twitter Space memperluas jangkauannya kepada lebih banyak pengguna. Selain itu, juga disiapkan kemungkinan untuk mendapat keuntungan materi dengan menjadi host.

Setelah meluncurkan fitur Spaces untuk menyaingi kepopuleran aplikasi Clubhouse pada tahun lalu, Twitter kini semakin memperluas jangkauan fitur berbasis suara di aplikasinya itu kelebih banyak pengguna.

Dalam update terbaru, fitur bebasis suara itu kini sudah memungkinkan semua akun dengan minimal 600 followers untuk memulai siaran atau menjadi host.

"Sejak kami mengembangkan fitur ini, jutaan orang sudah bisa membuat sesi di Spaces dan kami terus melakukan perbaikan berdasarkan masukan Anda. Hari ini, akun-akun dengan jumlah pengikut 600 atau lebih sudah bisa memulai Spaces dan menjadi host," tulis Twitter yang dikutip dari keterangan resminya, Rabu (4/5).

Penentuan 600 followers menjadi ambang batas itu setelah dilakukan menilai bahwa umumnya, akun dengan jumlah pengikut tersebut sudah memiliki pengalaman yang lebih baik sebagai modal menjadi host Spaces.

"Berdasarkan apa yang telah kami pelajari sejauh ini, akun-akun tersebut kemungkinan besar memiliki pengalaman yang lebih baik saat mengadakan sesi di Spaces karena audiens yang sudah mereka miliki," jelas Twitter.

Untuk memulai menjadi host di sebuah sesi Twitter Spaces, sebuah akun cukup menekan compose dan kemudian memilih opsi Spaces yang muncul setelahnya.

Setelah menjadi host, selain berbicara, pengguna juga dapat menyematkan tweet ke Spaces yang sedang berlangsung, mengaktifkan caption agar pendengar dapat mengikuti apa yang dibicarakan, serta membagikan tweet ke linimasa tentang Spaces tersebut agar pengikut lain juga bisa bergabung.

Sementara untuk menciptakan rasa aman, Twitter pun memberikan wewenang host untuk bisa membisukan (mute) pembicara lain, mencabut izin bicara, atau mengeluarkan pembicara atau pendengarnya dari Spaces.

Sementara buat pendengar, mereka juga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi ikut berbicara dengan izin host, ataupun sekedar menunjukan reaksi lewat emoji, melihat tweet yang disematkan, mengikuti percakapan dengan caption, dan mengirimkan tweet atau DM ke host Spaces yang diikuti.

Tiket Berbayar
Selain meningkatkan layanan fitur, Twitter kedepannya juga telah menyiapkan beberapa update yang diakui mereka bersumber dari masukan para penggunanya lewat akun @TwitterSpaces. Salah satunya pengembangan tiket berbayar kepada pengguna yang ingin menjadi pendengar dalam sesi Spaces yang sedang berlangsung.

"Host meluangkan waktu dan usaha ketika mengadakan sesi di Spaces untuk berbincang, saling terhubung, dan bersenang-senang. Saat ini kami sedang menyiapkan sesuatu agar host bisa mendapatkan apresiasi dalam bentuk pembayaran atas apa yang mereka ciptakan, sekaligus memberi akses eksklusif kepada para pendengar untuk mengikuti percakapan sesuai dengan perbincangan yang mereka suka," sebut Twitter.

Nantinya, host dapat mengatur harga tiket dan jumlah tiket yang tersedia. Saat ini, hanya sekelompok kecil pengguna yang dapat membuat sesi di Spaces dengan tiket berbayar dalam beberapa bulan ke depan.

"Mayoritas dari hasil penjualan tiket akan diberikan pada host dan Twitter akan menerima sebagian kecil dari penjualan tersebut," jelas Twitter.

Selain keuntungan materi lewat tiket berbayar, pengembangan berikutnya yang juga dijanjikan oleh Twitter meliputi jadwal dan mengatur pengingat, co-host dengan orang lain, aksesibilitas yang lebih baik dan kesempatan lebih banyak cara untuk menemukan Spaces yang sedang berlangsung untuk diikuti.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER