Selamat

Kamis, 20 Januari 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

26 November 2021

17:46 WIB

Hakikat Bambu Dan Kehidupan Masyarakat Indonesia

Bambu sepertinya memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Tak hanya bisa dijadikan tempat tinggal, tetapi juga bisa diolah menjadi makanan.

Editor: Satrio Wicaksono

Hakikat Bambu Dan Kehidupan Masyarakat Indonesia
Wisatawan mengunjungi Hutan Bambu di Desa Sumbermujur, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur. Antara foto/dok.

JAKARTA - Bambu, menjadi salah satu tanaman yang bisa dikatakan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Sudah dari dahulu kala, masyarakat telah menggunakan bambu untuk berbagai keperluan.

Sebut saja, mulai dari membangun rumah, sarana transportasi, senjata tradisional, alat rumah tangga, hingga alat musik. Bahkan, ada yang mengolah bambu menjadi bahan makanan dan obat herbal.

"Kehidupan masyarakat Indonesia tak lepas dari fungsi tanaman bambu, bahkan dari sejak lahir sampai meninggal. Namun, masih sedikit masyarakat Indonesia, termasuk generasi muda, yang memiliki pengetahuan tentang bambu, dari jenis, manfaat, keunggulan, dan perannya dalam menjaga peradaban dan kehidupan manusia," kata Manajer Program Pertanian Yayasan KEHATI, Puji Sumedi Hanggarawati, dikutip dari Antara, Jumat (26/11)

Dia menyebutkan, dari 1.439 jenis bambu yang ada di dunia, sebanyak 162 di antaranya tumbuh di Indonesia. Atas dasar itu, mengingat "tergantungnya" masyarakat akan keberadaan bambu, pihaknya mengajak untuk melestarikan 162 jenis bambu yang ada di tanah air.

“Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan semua pihak untuk mengedukasi sekaligus melestarikan tanaman bambu Indonesia,” ia menambahkan.

Ia menjelaskan bahwa selain bisa digunakan sebagai bahan konstruksi, makanan, dan obat, tanaman bambu memiliki kemampuan menyerap air dan mengikat tanah sehingga dapat mencegah terjadinya erosi, sedimentasi, dan tanah longsor.

Menurut Puji, bambu juga bisa menyerap karbon dioksida dengan kapasitas serap 100 sampai 400 ton per hektare per tahun sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung mitigasi dampak perubahan iklim.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER