Selamat

Kamis, 05 Agustus 2021

17 Juni 2021|18:52 WIB

Google Buka Toko Fisik Pertama

Di tengah banyak perusahaan menutup toko akibat pandemi, Google justru melakukan langkah sebaliknya

Penulis: Arief Tirtana,

Editor: Satrio Wicaksono

ImageIlustrasi Google. Pixabay/dok

JAKARTA - Disaat banyak perusahaan, termasuk Microsoft yang menutup semua toko fisiknya akibat pandemi covid-19, Google justru membuka toko fisik pertamanya, hari ini (17/6) waktu Amerika Serikat.

Raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu akan membuka Google Store di sebuah gedung bekas Kantor Pos di kawasan Chelsea, New York.

Di sana, Google akan memamerkan berbagai produk hardware, termasuk smartphone Pixel, smarthome Nest, dan Fitbits, dan berbagai macam perangkat lainnya. Selain itu, juga akan ada berbagai aksesoris seperti topi atau T-shirt dengan brand Google, yang diproduksi bersama pihak ketiga.

Buat pengunjung yang ingin memperbaiki berbagai produk Google-nya yang rusak, juga akan ada service area yang mirip dengan Apple Genius Bar. Disana, pengunjung bisa memperbaiki gadget-nya secara langsung, maupun selesai di beberapa hari kemudian, tergantung kerusakannya. 

Namun, diutarakan Vice President of Subscription Services at Google, Jason Rosenthal, jika rusak seperti layar retak, dipastikan akan langsung selesai pada hari itu juga.

Meski menyebutnya sebagai toko fisik pertama, dikabarkan The Verge, Google Store tampaknya akan lebih dirancang seperti ruang pamer (experience store). Alih-alih toko ritel yang menjual banyak produk, seperti Apple Store atau Microsoft Store yang sempat ada.

Untuk tampilan, di Google Store nantinya akan ada kursi yang tersebar di seluruh ruang utama serta ruangan yang oleh Google disebut "kotak pasir" atau sandboxes. Di Sandboxes itu, pengunjung bisa mendapatkan pengalaman khusus menggunakan berbagai produk Google.

Sementara di ruangan lainnya, pengunjung bisa merasakan pengalaman menggunakan produk Hub Nes. Di mana mereka bisa mengontrol keluar keadaan rumah, membuka pintu, menerima paket yang datang, hanya dengan bantuan satu layar tablet.

Untuk memberikan pengalaman luar biasa kepada pengunjungnya, Google Store memang dirancang secara estetis, bernuasa kayu dan penuh dengan cahaya dari luar ruangan. Untuk mewujudkan itu, Google mendesain berbagai furnitur yang terbuat dari kayu dan juga bahan daur ulang.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA