Ford Kewalahan Terima Pesanan Mobil Pick Up Elektriknya | Validnews.id

Selamat

Rabu, 01 Desember 2021

20 November 2021|11:18 WIB

Ford Kewalahan Terima Pesanan Mobil Pick Up Elektriknya

Salah satu mobil yang banyak dipesan konsumen adalah Ford F-150 Lightning bertenaga listrik.

Penulis: Kevin Sihotang,

Editor: Rendi Widodo

Ford Kewalahan Terima Pesanan Mobil <i>Pick Up</i> ElektriknyaMobil Ford F-150 Lightning. Dok. Ford

JAKARTA – Layaknya banyak pabrikan mobil lainnya, Ford juga memang tengah serius melakukan transisi produksi dari mobil berbahan bakar minyak menuju mobil bertenaga listrik. 

Ford lantas lebih bersemangat lagi untuk mempercepat proses transisi itu. Hal itu lantaran meningkatnya pesanan yang datang untuk mobil-mobil listrik buatan mereka. 

Salah satu mobil yang banyak dipesan konsumen adalah Ford F-150 Lightning, mobil pick up bertenaga listrik yang akan diluncurkan tahun depan. Diumumkan oleh sang CEO, Jim Farley, melalui akun media sosialnya, pesanan yang datang nyaris menyentuh angka 200.000 unit.

Dikutip dari Inside Evs, jumlah pesanan aktualnya itu lebih dari 160.000 unit hingga awal November tahun ini. Angka tersebut terbilang mengejutkan, bahkan bagi Ford sendiri. 

Ford awalnya hanya akan memproduksi F-150 Lightning sebanyak 20.000 unit per tahunnya. Lantaran semakin populer, Ford mengubah rencana produksinya dari yang awalnya hanya 15.000 unit di tahun 2022, kemudian berubah menjadi 55.000 unit di tahun 2023, kemudian berubah lagi menjadi 80.000 unit di tahun 2024 mendatang.

Target jumlah produksi tersebut diklaim akan terus meningkat bahkan hingga 600.000 unit per tahun hanya dalam waktu 24 bulan atau hingga akhir tahun 2023 mendatang. Angka ini dua kali lipat dari target Ford sebelumnya yang menyentuh angka maksimum 300.000 unit per tahun.

Dalam target angka produksi tersebut, selain F-150 Lightning, Ford juga akan memproduksi lebih banyak varian yang lainnya, yakni Ford Mustang Mach-E dan Ford E-Transit. Diperkirakan, varian-varian lain dari Ford juga akan ikut ditingkatkan jumlah produksinya.

“Permintaannya jauh lebih tinggi dari ekspektasi kami. Ini sungguh adalah pengalaman baru bagi perusahaan besar ini, (kami) berusaha gesit. Kami harus mendekatinya dengan sangat berbeda dari yang kami lakukan (sebelumnya) dalam perencanaan kapasitas (produksi),” ujar sang CEO, Sabtu (20/11).

Meski demikian, ambisi Ford untuk meningkatkan laju produksi mobil listriknya bukan tanpa hambatan. Masalah utama yang sedang dihadapi mayoritas pabrikan mobil dunia adalah kelangkaan pasokan mikrocip. Para penggemar otomotif tahu bahwa kelangkaan mikrocip membuat banyak pabrikan mobil harus putar otak demi bertahan di industri. 

Masalah lainnya adalah, adanya kelangkaan produksi baterai mobil listrik yang juga tak lepas dari langkanya mikrocip tadi.

Untuk menghadapi tantangan itu, Ford menambah shift kerja di pabriknya yang ada di Mexico khususnya untuk memproduksi mobil Mustang Mach E. Kemudian untuk tambahan produksi F-150 Lightning, Ford tengah membangun pabrik baru di AS yang akan berkontribusi besar dalam pertumbuhan produksi varian mobil listrik Ford yang lainnya. 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER