Selamat

Senin, 26 Juli 2021

PARIWISATA

29 April 2021|15:17 WIB

Destinasi Wisata Yang Cocok Jadi Lokasi Syuting Film Dunia

Banyak tempat indah di Indonesia yang bisa dijadikan latar film-film internasional

Penulis: Dwi Herlambang,

Editor: Satrio Wicaksono

ImagePemandangan Dusun Butuh, Magelang. Dusun yang dijuluki sebagai "Nepal Van Java". Sumberfoto: Sumberfoto : Shutterstock/dok

JAKARTA - Keindahan alam dan kekayaan budaya di Indonesia sudah sangat tersohor di mata dunia. Banyak spot dan destinasi wisata di Tanah Air yang cocok untuk dijadikan sebagai lokasi syuting film-film berkelas internasional.

"Ada banyak desa wisata yang sangat menarik untuk dijadikan lokasi syuting, seperti di 'Nepal Van Java' atau Dusun Butuh, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang Jawa Tengah, ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Menurutnya, Dusun Kaliangkrik memiliki pemandangan yang sangat indah. Sehingga cocok dijadikan sebagai lokasi syuting film-film karya sineas internasional.

Sebelumnya sudah ada beberapa film internasional yang menjadikan Indonesia sebagai lokasi syuting. Salah satunya "Eat, Pray, Love", film produksi tahun 2010 yang dibintangi Julia Roberts.

Film itu mengambil lokasi syuting di beberapa lokasi di Bali. Yakni monkey forest, teras sawah Tegalalang, Pantai Padang-Padang dan lainnya. Film tersebut terbukti menjadi sarana promosi yang efektif bagi pariwisata Bali.

Selain itu, Sandi menuturkan, promosi ini dilakukan dengan tujuan mendongkrak sektor ekonomi kreatif nasional, membangkitkan semangat untuk memulihkan perekonomian nasional dan mempromosikan pariwisata Tanah Air. Disisi lain, dengan film juga akan menciptakan banyak lapangan kerja.

Sandi juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menyukseskan program "Bangga Berwisata di Indonesia" dan pameran "UMKM Gayeng Bank Indonesia 2021". Pameran UMKM Gayeng Bank Indonesia 2021 sendiri digelar oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah dengan tajuk "UMKM Gayeng Monco Negoro 2021: Artisan Jawa Tengah Go Internasional”.

Pameran ini diikuti 52 UMKM asal Jawa Tengah yang memamerkan berbagai produk ekonomi kreatif. Pameran ini dilaksanakan secara hybrid dari dua lokasi yang berbeda. Yaitu di Mal Paragon Semarang, Jawa Tengah yang diikuti oleh 28 pelaku UMKM dan di Suntec City Mall, Singapura yang diikuti oleh 24 pelaku UMKM. (Dwi Herlambang)

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER