Selamat

Senin, 17 Mei 2021

PARIWISATA

28 April 2021|14:28 WIB

Destinasi Wisata Sejarah di Solo Yang Menarik Dikunjungi

Ada banyak tempat wisata bersejarah di kota Solo

Penulis: Dwi Herlambang Ade Putra,

Editor: Yohanes Satrio Wicaksono

ImagePengunjung melihat benda koleksi yang dipamerkan di Museum Lokananta, Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/2). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

JAKARTA – Surakarta, menjadi salah satu lokasi wisata yang sarat akan tradisi dan budaya. Kota yang pernah menjadi pusat Kerajaan Mataram ini, memiliki banyak situs sejarah yang laik untuk dikunjungi.

Tidak hanya peninggalan zaman kerajaan, kota ini juga memiliki banyak peninggalan pada masa penjajahan Belanda. Surakarta juga menjadi saksi bisu perjuangan menuju kemerdekaan.

Maka tak heran bangunan khas kolonial di sana, yang sampai saat ini masih berdiri kokoh. Sekarang, bangunan-bangunan menjadi destinasi wisata. Apa saja itu, berikut ulasannya.

Loji Gandrung
Kini Loji Gandrung difungsikan sebagai rumah dinas Walikota Solo. Bangunan ini pada awalnya adalah rumah bekas pengusaha perkebunan pada zaman penjajahan Belanda, yaitu Johannes Augustinus Dezentje. Loji Gandrung memiliki luas bangunan sekitar 3.500 meter persegi dan berdiri kokoh di atas lahan seluas 6.295 meter persegi.

Rumah dinas Walikota Solo ini memiliki konsep arsitektur perpaduan hasil asimilasi dari kebudayaan Jawa dengan kebudayaan Belanda. Nama Loji Gandrung karena pada masa tinggalnya Johannes sering mengadakan pesta dansa untuk masyarakat Jawa yang tinggal berdekatan dengan rumahnya. Dengan demikian acara pesta tersebut disebut oleh masyarakat sekitar sebagai gandrungan yang berarti tergila-gila karena asmara.

Benteng Vastenburg
Merupakan bangunan peninggalan Belanda yang berlokasi di kawasan Gladak. Arsitekturnya yang sangat kental dengan era kolonial, dan memang menjadi tempat garnisun pasukan Belanda pada masanya.

Benteng ini sudah dibangun pada Tahun 1745 atas perintah Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff. Bangunan dalam benteng ini terdiri dari beberapa barak yang terpisah dan memiliki fungsinya masing-masing dalam militer Belanda.

Setelah masa kemerdekaan, benteng ini dijadikan markas TNI untuk mempertahankan kemerdekaan. Saat ini, Benteng Vastenburg sering dijadikan tempat pemerintah atau swasta menggelar acara, mulai dari pertunjukan musik, festival, hingga upacara.

Bunker Balaikota Solo 
Bungker yang ada di Balaikota Solo sering dijadikan tempat wisata oleh masyarakat. Bunker yang berlokasi di sudut kantor Walikota Solo ini ditemukan pada tahun 2012 dan memakan biaya restorasi hingga Rp747 juta.

Stadion Sriwedari
Stadion Sriwedari yang pernah berganti nama menjadi Stadion R. Maladi adalah stadion dari markas besar klub sepak bola Persis Solo. Stadion ini merupakan salah satu stadion tertua yang ada di Indonesia dan dibangun pada masa penjajahan yakni pada tahun 1932.

Adalah Sri Susuhunan Pakubuwana X dari Keraton Surakarta yang menjadi sosok di balik berdirinya stadion ini. Ia berniat untuk membagun stadion bagi kalangan pribumi.

Stadion ini menjadi stadion pertama yang dibangun oleh bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan dan selesai dibangun pada tahun 1933. Stadion Sriwedari juga pernah dijadikan tempat berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional Pertama pada tanggal 9 September 1946.

Lokananta
Menjadi saksi dari pergerakan sejarah musik di Indonesia. Studio musik tertua di Indonesia didirikan pada tanggal 29 Oktober 1956 dan menjadi tonggak penting dalam perkembangan musik di Indonesia hari ini.

Lokananta sendiri telah menciptakan musisi ternama pada masanya, antara lain Titiek Puspa, Waldjinah, Gesah, Bing Slamet, dan Sam Saimun. Sebagai salah satu lorong waktu permusikan Indonesia, Lokananta memiliki dua tugas besar dalam menjalankan tugasnya, yaitu untuk memproduksi dan duplikasi piringan hitam.

Lokananta juga digunakan sebagai studio rekaman, duplikasi audio berupa kaset dan CD, broadcasting, maupun percetakan dan penerbitan. Lokananta juga berfungsi sebagai museum lagu-lagu daerah dari seluruh Indonesia yang bergenre Ethnic, World Music, dan Foklor.

Museum Prasejarah Sangiran 
Museum ini merupakan satu obyek wisata edukasi pilihan di Solo. Sangiran merupakan situs prasejarah yang menggambarkan teori-teori sains tentang evolusi dari manusia.

Walaupun secara administratif terletak di Sragen, Museum Sangiran lebih gampang dijangkau dari Kota Solo. Museum Sangiran telah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Sudah banyak arkeolog dan ahli antropologi asing yang melakukan penelitian terhadap fosil nenek moyang manusia pertama.

Museum Radya Pustaka 
Museum Radya Pustaka merupakan salah satu museum tertua di Indonesia. Koleksi yang disuguhkan dalam museum ini antara lain berbagai macam baju adat, patung, wayang kulit, dan artefak bersejarah. 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA