Selamat

Minggu, 16 Mei 2021

GAYA HIDUP

04 Mei 2021|16:29 WIB

Cara Tepat Tangani Gejala Sinusitis

Batuk di pagi atau malam hari serta nyeri di bagian wajah termasuk gejala sinusitis

Penulis: Yanurisa Ananta,

Editor: Rikando Somba

ImageIlustrasi sinusitis. Ada dua jenis sinusitis, yaitu akut dan kronis (lebih dari 12 minggu). Shutterstock/dok

JAKARTA – Apakah Anda kerap merasakan nyeri pada bagian wajah dan mengalami sumbatan di hidung? Atau, Anda memiliki ingus yang berwarna kuning atau kehijauan, serta batuk di pagi atau malam hari? Jangan panik, bisa jadi Anda terkena sinusitis. Dan, itu bisa disembuhkan, kok! 

Sinusitis terdiri dari dua jenis. Ada yang akut dan kronis, dan ada yang ringan. Jika tidak bisa disembuhkan dengan penanganan awal, segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Untuk yang ringan, mengonsumsi paracetamol dan vitamin C rutin, bisa menghalau penyakit yang disebabkan peradangan di dalam rongga hidung itu.

Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorok (THT) Hemastia Manuhara yang tergabung dalam Perhimpunan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL), Selasa (4/5) membagikan beberapa tips penanganan gejala sinusitis. Yang paling kerap dilakukan adalah pemberian obat ringan hingga menambah asupan vitamin dan mineral.

“Jika baru merasakan gejala awal, ada baik penanganan awal dengan pemberian obat dekongestan. Sekitar 10 hari sampai gejalanya hilang,” kata Hemastia dikutip dari sebuah webinar, Selasa.

Sinusitis sendiri adalah penyakit peradangan yang terjadi pada hidung dan menyebabkan hidung tersumbat. Pemberian obat dekongestan sebagai obat pereda peradangan dapat menangani hidung tersumbat, misalnya seperti obat flu dengan kandungan pseudoefedrin.

“Meski tidak mengalami demam, dengan meminum Paracetamol dapat meringankan nyeri di bagian wajah karena mengandung anti nyeri,” ujar Hemastia.

Mereka yang masih dalam gejala awal sinusitis, bisa menanganinya dengan menjaga daya tahan tubuh dengan minum vitamin C dan juga Zinc. Kedua kandungan vitamin dan mineral itu diketahui dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Langkah terakhir yang bisa dilakukan oleh penderita sinusitis adalah dengan rutin mencuci hidung. “Ini yang paling penting, setidaknya dilakukan tiga kali satu hari untuk menghilangkan sumbatan-sumbatan yang ada di rongga hidung,” ujar dokter yang juga berpraktik di Rumah Sakit Hermina Tangerang itu, dikutip dari Antara.

Sejatinya, terdapat beberapa gejala yang dialami oleh penderita sinusitis. Kerap sakit yang dialami di bagian sinus, atau sekitar hidung, dominannya. Manusia bisa memiliki beberapa sinus berbeda, yakni di atas dan di bawah mata serta di belakang hidung. Semua ini bisa terasa sakit saat Anda mengalami infeksi sinus dan terkadang menyebabkan sakit kepala. 

Karena kondisi peradangan ini, biasanya diiringi dengan keluarnya cairan dari hidung. Ingus atau kotoran tersebut berasal dari sinus yang terinfeksi atau mengalami peradangan, dan bisa berwarna keruh, hijau, atau kuning. 

Buat yang tenggorokannya bermasalah, ingus itu dapat melewati hidung dan mengalir ke bagian belakang tenggorokan. Ujungnya, bisa juga Anda malah mengalami sakit tenggorokan.

Pada kondisi hidung tersumbat ini, biasanya berimbas juga terhadap suara. Bahkan, nyeri sinus juga dapat menyebabkan sakit telinga, sakit gigi, nyeri di rahang dan pipi. 

Jika hal ini berlangsung lama, selayaknya periksakan diri ke dokter. Karena dengan memeriksakan diri, penyembuhan medis bisa dilakukan lebih komprehensif. 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER