Selamat

Kamis, 05 Agustus 2021

22 Juli 2021|10:21 WIB

Busana Dan Aksesoris Loki Dalam Sentuhan Budaya Indonesia

Memasukkan motif-motif batik dari berbagai daerah

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Satrio Wicaksono

ImageOmar Daniel, Cinta Laura, dan Rangga Azof berpose menggunakan busana dan headpiece yang terinspirasi dari serial Marvel Studio's Loki. Sumber foto: Disney Indonesia

JAKARTA – Dalam merayakan perilisan episode terakhir dari serial Marvel Studio's Loki, Disney+ Hotstar menggandeng empat talenta terbaik Indonesia untuk memberikan tribut pada karakter dari Marvel Cinematic Universe (MCU), Loki. 

Kolaborasi tersebut melibatkan dua desainer ternama Rinaldy Yunardi dan Agus Lim, fashion stylist Erich Al Amin, dan fotografer Riomotret.

Koleksi tersebut berfokus pada ragam varian Loki yang berasal dari alur waktu dan dimensi yang berbeda-beda yakni Signature Loki, TVA Loki, dan Lady Loki. 

Aktor Cinta Laura, Omar Daniel, dan Rangga Azof juga ikut berpartisipasi dalam kolaborasi ini untuk menghidupkan kreasi dari desainer-desainer ini. Ketiganya menggunakan busana dan headpiece yang terinspirasi dari Loki dengan sentuhan budaya Indonesia.

Untuk busana, koleksi itu dirancang oleh Agus Lim. Agus Lim membuat tiga jas dan jubah yang diambil dari gaya suave ala Loki. Ia menggunakan berbagai motif batik dari berbagai daerah di Indonesia. Termasuk juga motif batik bercorak Prada dari Pekalongan dan batik bercorak Lasem dari daerah Rembang. 

Meskipun sarat dengan motif batik, Agus Lim tetap mampu menampilkan keeleganan dan necis Loki yang ada dalam serial Marvel Studio's Loki.

Sementara Rinaldy Yunardi merancang tiga buah headpiece ikonik Loki yang memancarkan budaya Indonesia. Headpiece itu dibuat dari logam dengan dua teknik tradisional Indonesia yaitu filigri dan tatah pada bagian dan kedua sisi tanduk. 

Rinaldy Yunardi mengaku sangat senang dan bangga bisa terlibat dalam kolaborasi bersama dengan Disney menciptakan headpiece Loki.

"Saya merasa sangat bangga bisa berkolaborasi bersama Disney Indonesia untuk merancang headpiece ikonik milik Loki dengan sentuhan budaya Indonesia. Saya harap hasil kolaborasi kami dapat diterima dengan baik oleh para penggemar Loki di Indonesia," kata Rinaldy Yunardi dalam keterangannya.

Sementara itu, kolaborasi ini diabadikan dalam jepretan fotografer Riomotret. Serial Marvel Studio's Loki sendiri bercerita mengenai God of Mischief Loki yang berusaha keluar dari bayang-bayang saudaranya, Thor. 

Dengan mengambil latar belakang setelah peristiwa Rinaldy Yunardi , Loki ditangkap dan dibawa oleh Time Variance Authority karena ketahuan mencuri Tesseract. Ia pun harus banyak berkelana dalam waktu dan terperangkap dalam kejahatannya sendiri.

Loki tayang di platform streaming Disney+ Hotstar sejak tanggal 9 Juni 2021 dan telah mencapai musim final pada 14 Juli 2021 kemarin. Dikutip dari CBR, Loki berhasil meraih 1,9 juta penonton selama empat hari sejak episode terakhir musim pertamanya tayang. 

Loki pun berhasil mengalahkan serial Marvel Studio's lainnya, WandaVision dan The Falcon and the Winter Soldier yang hanya dilihat oleh 1,4 juta dan 1,7 penonton dalam kurun waktu yang sama.

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER