Selamat

Kamis, 20 Januari 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

26 November 2021

17:09 WIB

Begini Cara Pelaku Pariwisata Dapatkan BPUP

Bantuan Rp1,8 juta diharapkan jadi stimulus bagi pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif untuk kembali membangkitkan sektor wisata.

Penulis: Dwi Herlambang,

Editor: Satrio Wicaksono

Begini Cara Pelaku Pariwisata Dapatkan BPUP
Mama Papua menunjukkan sejumlah kerajinan tangan di Kampung Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Antara foto/dok.

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kembali memberikan Bantuan Pemerintah Bagi Usaha Pariwisata (BPUP) kepada pelaku industri pariwisata yang terdampak pandemi covid-19. 

Sebagaimana diketahui, industri menjadi salah satu bagian yang terdampak paling keras dan mengalami kerugian besar selama masa pembatasan sosial berskala besar untuk meminimalisasi penyebaran covid-19.

Direktur Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Anggara Hayun Anujuprana, menjelaskan bahwa bantuan ini sebagai langkah untuk memberikan semangat baru bagi pelaku industri pariwisata. 

Rencananya, pemerintah akan memberikan bantuan sebesar Rp1,8 juta untuk membantu operasional perusahaan seperti membayar gaji karyawan dan kebutuhan internet untuk sarana promosi.

“Ini akan dilakukan di akhir tahun 2021 dan harapannya tahun 2022 bapak ibu punya semangat baru. UNWTO sudah memprediksi bahwa kebangkitan pariwisata akan dimulai pada tahun 2022 sampai 2024. Yang kita harapkan tidak perlu sampai lama dan di 2022 kita sudah bangkit” kata Anggara.

Atas dasar itu, Anggara menjelaskan langkah-langkah dan dokumen yang perlu dipersiapkan untuk pelaku industri yang ingin mendapatkan BPUP. 

Pertama, surat permohonan ke dinas kabupaten atau kota yang membidangi pariwisata, melampirkan KTP penanggung jawab, Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP atas nama badan usaha, SPT satu tahun terakhir.

Selanjutnya, SPT keabsahan data yang disampaikan dan ditandatangani materai Rp10 ribu, akta pendirian perusahaan, anggaran dasar perubahan terakhir AD/ART dan surat kuasa penunjukan pengelolaan rekening untuk pencairan dana.

Untuk mendaftar calon penerima harus melakukan registrasi melalui laman BPUP.Kemenparekraf.co.id dan melakukan reaktifasi akun. 

Setelahnya, dokumen yang sudah dijelaskan di atas harus disubmit. Anggara memberikan catatan pada saat memasukan nomor NIB pastikan sudah terdaftar di OSS BPKM tahun 2018-2020 yang masuk ke dalam enam jenis usaha pariwisata yang sudah dijelaskan.

“Jangan dilakukan submit sebelum dokumennya benar atau tidak karena nggak bisa revisi setelah melakukan submit. Kemudian setelah dilakukan submit akan dicek oleh tim dari provinsi masing,” tutupnya.  

Pendaftaran sendiri bisa dilakukan hingga 26 November 2021 dan proses pencairan akan segera dilakukan pada bulan Desember mendatang. 




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER