Selamat

Selasa, 21 September 2021

15 September 2021|14:02 WIB

Bawang Hitam, Si Jelek Dengan Segudang Manfaat

Kudapan yang dapat bertahan hingga 12 bulan ini, lebih kaya antioksidan daripada bawang putih biasa berkat proses fermentasi.

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Rendi Widodo

ImageBawang hitam. Wikimedia/Glane23

JAKARTA – Pada masa pandemi ini, sistem kekebalan tubuh sangat diperlukan guna melawan Covid-19. Salah satu cara meningkatkan kekebalan tubuh yang populer belakangan ini adalah dengan mengonsumsi bawang hitam. 

Bawang hitam, apa tuh?
 Bawang hitam merupakan camilan herbal dari Korea Selatan yang terkenal dengan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Sejatinya, bawang hitam terbuat dari bawang putih mentah yang difermentasi pada temperatur dan kelembapan yang tinggi selama beberapa minggu. 

Nantinya, bawang tersebut akan mengalami perubahan warna menjadi warna hitam. Bawang hitam memiliki tekstur yang kenyal, rasa yang manis dan asam. Kudapan yang dapat bertahan hingga 12 bulan ini, lebih kaya antioksidan daripada bawang putih biasa berkat proses fermentasi.

Selain itu, bawang hitam juga diketahui kaya akan kandungan gizi lainnya, seperti karbohidrat, zat besi, asam amino, hingga sederet vitamin seperti vitamin C, B1, B2, B3, dan B6. 

Kandungan gizi dan antioksidan yang tinggi ini membuat bawang hitam mempunyai beragam manfaat kesehatan bagi tubuh. Apa saja manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari bawang hitam? Cek selengkapnya di bawah ini.

Sang regulator gula darah
Sebuah penelitian pada 2019 menemukan bahwa konsumsi bawang hitam dapat meningkatkan sistem metabolik tubuh, seperti secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah bagi penderita diabetes. Diabetes merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi momok di masyarakat akibat tinggi dan tak terkontrolnya kadar gula darah.

Apabila hal ini terus terjadi secara terus menerus, maka seseorang berisiko mengalami komplikasi. 

Mulai dari ginjal rusak, lebih rentan terpapar infeksi, bahkan hingga hadirnya penyakit jantung. Penelitian tersebut dilakukan pada tikus yang mengonsumsi makanan tinggi lemak. Para peneliti memperkirakan, kandungan antioksidan pada bawang hitam mampu menekan diabetes.

Turunkan risiko penyakit jantung
Bawang hitam diketahui memiliki sejumlah kandungan yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Mulai dari menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida. Tidak hanya itu saja, bawang hitam pun dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan di 2018 pada hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi bawang hitam bisa membantu memperbaiki kerusakan jantung akibat iskemia, atau kekurangan aliran darah ke jantung. 

Peneliti menemukan bahwa mengonsumsi bawang hitam dapat membuka sirkulasi aliran darah sehingga dapat melindungi jantung dari kerusakan.

Mampu mendepak kanker
Beberapa penelitian telah menemukan dampak positif dari mengonsumsi bawang hitam adalah dapat melawan sel kanker. Sebuah penelitian yang menggunakan sampel tabung darah dari 21 relawan menunjukkan bahwa ekstrak bawang hitam merupakan 'racun' bagi sel kanker paru, payudara, perut, dan hati selama 72 jam.

Selain itu, beberapa sel kanker seperti kanker usus, perut, dan darah pun perlahan mati akibat ekstrak bawang hitam ini. Lagi-lagi semuanya karena kandungan tinggi antioksidan dan stimulator sistem kekebalan tubuh yang ada di bawang hitam. Meski begitu, peneliti masih perlu melakukan penelitian mendalam terkait hal ini.

Menjaga otak dari meradang
Bawang hitam dapat membantu mencegah terjadinya peradangan di otak yang berdampak pada ingatan dan perburukan fungsi otak. Peradangan otak umumnya disebabkan oleh protein bernama beta amyloid yang dapat meningkatkan risiko penyakit Alzheimer. 

Penelitian yang dilakukan pada tikus menemukan bahwa bawang hitam dapat membantu mengurangi peradangan di otak akibat beta amyloid sehingga kesehatan otak dapat terjaga.

Penelitian lainnya di 2017 juga menunjukkan hal serupa. Peneliti menemukan bahwa bawang hitam dapat meningkatkan fungsi mengingat dan sistem saraf melalui kandungan antioksidan yang dimilikinya.

Itu dia sejumlah manfaat yang diperoleh dari mengonsumsi bawang hitam. Meski sangat bagus, kita juga harus tetap konsumsi makanan dengan gizi seimbang, lakukan olahraga rutin, istirahat yang cukup, dan kelola stres dengan baik. Sehingga sistem kekebalan tubuh pun dapat bekerja secara maksimal dengan bantuan si bawang hitam.

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA