Bangkitkan Pariwisata Jogja, JITM 2021 Digelar | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

23 November 2021|18:43 WIB

Bangkitkan Pariwisata Jogja, JITM 2021 Digelar

Menggeliatkan kembali pariwisata di Jogja seiring melandainya pandemi.

Penulis: Dwi Herlambang,

Editor: Satrio Wicaksono

Bangkitkan Pariwisata Jogja, JITM 2021 DigelarPengunjung berada di kawasan wisata Pantai Glagah, Kulonprogo, Yogyakarta. Antara foto/dok.

JAKARTA – Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menghadirkan Jogjakarta International Travel Mart (JITM) ke-12, pada 22-25 November 2021. 

Acara yang digelar di Hotel Grand Inna Malioboro ini merupakan satu bukti nyata bahwa saat ini industri pariwisata sudah bisa melakukan adaptasi, inovasi, dan kolaborasi untuk membangkitkan pariwisata yang cukup ambruk akibat pandemi covid-19.

JITM sendiri merupakan forum besar, di mana penyedia perjalanan wisata di Yogyakarta bisa bertemu dengan para pembeli atau calon wisatawan baik lokal maupun internasional. 

Selain itu, JITM merupakan wadah yang sangat efisien untuk proses jual beli tiket perjalanan wisata yang juga menyajikan berita dan tren terbaru dalam industri pariwisata di Yogyakarta.

Dengan begitu, diharapkan calon wisatawan bisa mendapatkan pemberitaan akurat tentang Yogyakarta, ynag berimbas kepada minat masyarakat untuk berkunjung ke kota yang terkenal melalui kudapan Gudegnya.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, menjelaskan bahwa sebenarnya sudah sejak lama pemerintah DIY ingin mempromosikan pariwisata Jogja dengan skala yang begitu besar. 

Akan tetapi, karena industri pariwisata seakan maju kena mundur kena akibat pandemi, tentu menuntut seluruh stakeholder untuk memberikan inovasi dan terobosan baru.

“Kami masih mengikuti alur yang dijalankan pemerintah. Tapi kami membuat event ini untuk mempersiapkan pariwisata Yogyakarta pada tahun 2022. Kami sangat optimistis ada lonjakan pariwisata jadi sekarang kita mempromosikan dan mempersiapkannya (agar tahun depan sudah siap),” kata Singgih dalam acara peluncuran JITM Ke-12 yang dilakukan secara virtual, Selasa (23/11).

Lebih lanjut pada JITM ke-12 tahun ini, telah terjadi kolaborasi antara Dinas Pariwisata DIY dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (ASITA) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). 

Pada kesempatan kali ini JITM ke-12 akan mempertemukan sebanyak 50 seller hotel bintang 4 dan bintang 5 serta perwakilan buyer dari travel agent khusus anggota ASITA.

“Awalnya juga akan menghadirkan buyer internasional, akan tetapi karena border belum dibuka sehingga untuk JTM ke-12 ini keseluruhan buyer dari domestik atau dalam negeri,” ujarnya.

Pun menurut Singgih, acara ini akan dilakukan secara hybrid sehingga calon pembeli bisa datang langsung ataupun membelinya secara daring. 

Selain itu panitia juga sudah mempersiapkan website yang bisa digunakan untuk sarana promosi dalam rangka memberikan informasi penjualan secara daring dan bisa diakses oleh seluruh pembeli tanpa batas. 

“Ini untuk memperluas jaringan baik pasar lokal dan luar,” ujarnya.

Di sisi lain, Singgih menyatakan, dengan kondisi pandemi seller dituntut untuk membuat inovasi paket program perjalanan wisata di Yogyakarta yang menarik dan aman bagi wisatawan. 

Bahwa pada kondisi ini paket yang ditawarkan juga harus menekankan paket CHSE dan memberikan pengalaman yang lebih mendalam pada proses kebudayaan di Indonesia.  

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA