Selamat

Senin, 17 Mei 2021

SENI & BUDAYA

04 Mei 2021|14:18 WIB

Aneka Makanan Khas Lebaran di Berbagai Daerah

Setiap daerah di Indonesia memiliki sajian kuliner khasnya masing-masing, termasuk saat hari raya

Penulis: Andesta Herli Wijaya,

Editor: Yohanes Satrio Wicaksono

ImageSeorang penjual selongsong ketupat melayani pembeli di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten

JAKARTA – Lebaran menjadi momen yang membangkitkan rasa kebersamaan dan kehangatan di tengah-tengah keluarga. Para anggota keluarga berkumpul, saling bercengkrama dan saling mengunjungi satu sama lain.

Ada begitu banyak tradisi yang mewarnai hari raya tersebut, salah-satunya menyiapkan berbagai makanan khas. Baik makanan berat maupun camilan ringan. Sajian kuliner khas Lebaran berbeda-beda di setiap daerah. Memiliki kekhasan dan keunikannya masing-masing.

Nah, apa saja kuliner khas Lebaran yang masih eksis hingga hari ini? Berikut Validnews rangkum dari berbagai sumber.

Aceh, Bebek Gulai Kurma
Salah-satu yang paling populer dan selalu hadir dalam sajian Lebaran di Aceh yaitu bebek gulai kurma. Kuliner satu ini berisi potongan daging bebek yang dimasak bersama dengan aneka rempah.

Rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, biji pala dan kapulaga biasanya hadir dalam sajian bebek gulai kurma khas Aceh. Rempah-rempah itu memberi aroma dan citarasa yang kuat, dijamin menggugah selera.

Selain bebek gulai kurma, Aceh juga memiliki kudapan khas lebaran, seperti seupet kuwet, leumang, lontong sayur hingga timphan.

Padang, Rendang
Rendang memang makanan yang bisa ditemukan setiap waktu, terlepas dari momen Lebaran atau hari besar tertentu. Namun di Sumatra Barat, sajian rendang terkait dengan kegiatan atau momen tertentu bagi masyarakat.

Rendang biasanya disajikan saat merayakan hari-hari besar keagamaan, acara adat, acara keluarga, mendoa dan sebagainya. Termasuk saat di momen Lebaran, rendang menjadi sajian yang sulit ditiadakan. Jika Anda Lebaran di Sumatra Barat, bisa menikmati olahan rendang ini langsung dari asalnya.

Jambi, Leumang
Leumang atau lemang berupa olahan beras ketan yang dibakar. Leumang ini dimasak dengan cara digulung dengan selembar daun pisang, lalu dimasukkan ke dalam sebatang bambu untuk dibakar.

Rasa gurih yang ada pada leumang membuat makanan satu ini sangat digemari masyarakat di Jambi. Terutama saat Lebaran tiba, leumang menjadi salah-satu kuliner yang selalu disajikan oleh keluarga.

Sebenarnya leumang tidak hanya ada di Jambi, melainkan juga di daerah lainnya, seperti Aceh dan Sumatra Barat. Namun, leumang sangat populer sebagai makanan khas saat Lebaran bagi masyarakat Jambi.

Palembang, Ayam Bumbu Anam
Ayam bumbu anam adalah opor ayam khas Palembang. Sajian ini menjadi menu utama saat setiap Lebaran, untuk disantap bersama ketupat.

Makanan ini terbuat dari potongan daging ayam yang dicampur dengan gulai, serta diisi aneka rempah wangi dan bercitarasa tinggi. Sajiannya agak berlemak, namun akan sulit bagi setiap orang untuk melewatkan makanan satu ini saat Lebaran.

Selain ayam bumbu anam, masih ada sejumlah sajian saat Lebaran di Palembang. Salah-satunya tentu saja pempek, kuliner yang menjadi ciri khas daerah ini.

DKI Jakarta, Semur Daging
Semur daging merupakan hidangan daging yang disajikan dengan kuah gulai yang pekat. Kuah semur ini memiliki rasa manis, dengan beragam citarasa dari serapan bawang merah, pala dan cengkeh pada kuahnya.

Semur daging biasanya ditambahkan dengan berbagai camilan tambahan di dalamnya, seperti kentang, tahu, tempe, hingga telur.

Semur daging ini menjadi salah-satu makanan paling populer saat Lebaran di Jakarta. Makanan ini selalu menemani momen spesial bersama keluarga di Ibukota.

Jawa Tengah, Lepet
Lepet adalah kuliner tradisional dari Jawa Tengah. Kudapan satu ini terbuat dari ketan yang dibungkus dengan daun kelapa dan kemudian dikukus. Kudapan ini memiliki rasa yang gurih dan memiliki aroma yang lezat, menggugah selera setiap orang untuk mencicipinya.

Lepet menjadi salah-satu makanan tradisional yang hingga saat ini masih selalu hadir dalam sajian keluarga di hari Lebaran. Di balik bentuknya yang mini, ada juga makna mendalam dari lepet dalam kaitannya dengan Idulfitri, yaitu silaturahmi dan saling memaafkan.

Jawa Timur, Pecel
Pecel sudah menjadi makanan populer di berbagai daerah. Namun di Jawa Timur, pecel merupakan salah-satu kuliner penting yang selalu hadir dalam setiap momen besar atau spesial, salah-satunya yaitu saat Lebaran.

Pecel terbuat dari campuran aneka sayur yang direbus, yang dicampur dengan sambal kacang, rasanya sangat gurih dan lezat. Di Jawa Timur sendiri, ada beberapa kota yang mempunyai sajian pecel dengan karakter cita rasanya sendiri, seperti Madiun, Kediri serta Blitar.

Madura, Kella Pate
Kella pate adalah makanan yang terbuat dari bahan daging ikan, yang dikombinasikan dengan kuah santan yang pekat. Makanan ini memiliki cita rasa yang kaya, karena menggunakan aneka rempah seperti jintan, kencur, terasi hingga belimbing wuluh.

Kella pate biasanya selalu disajikan setiap momen Lebaran. Ini menjadi sajian yang digemari semua orang, karena sangat gurih dan nikmat.

Banjarmasin, Soto
Soto banjar tentu sudah sangat terkenal di Indonesia. Soto satu ini merupakan kuliner khas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Soto ini memakai bahan utama ayam, yang dicampur dengan rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, hingga cengkeh yang membangkitkan aroma dan citarasa menggoda.

Meski sudah populer dan ada di mana-mana, soto banjar tetap menjadi salah-satu sajian yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Banjarmasin setiap Lebaran tiba.

Manado, Woku
Woku adalah makanan khas Manado yang mirip dengan ayam bumbu rujak. Ini adalah sajian yang terkenal pedas, karena dicampur dengan rempah-rempah dan bumbu yang memiliki rasa yang tajam. Penyanjiannya yaitu dengan kuah yang sedikit kental ataupun pekat.

Sebagai kuliner populer, woku juga selalu menjadi primadona saat Lebaran tiba. Masyarakat menyajikan woku di rumah masing-masing, untuk menemani momen intim bersama keluarga besar.

Itulah 10 kuliner khas dari berbagai daerah sering disajikan saat Lebaran tiba. Bagaimana dengan daerahmu? 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA