Adu Bantal Segera Dipertandingkan Sebagai Olahraga | Validnews.id

Selamat

Rabu, 01 Desember 2021

20 November 2021|14:25 WIB

Adu Bantal Segera Dipertandingkan Sebagai Olahraga

kejuaraan Adu Bantal (Pillow Fight Championship/PFC) akan naik ke ring tinju dan digelar secara live, dalam event pay-per-view di Florida pada 29 Januari 2022 mendatang

Oleh: Faisal Rachman

Adu Bantal Segera Dipertandingkan Sebagai OlahragaDua orang anak mengikuti lomba pukul bantal untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan di Kelurahan Kemaraya, Kendari, Sulawesi Tenggara, Mingggu (16/8/2020). Antara Foto/Jojon

JAKARTA – Anda tahu perang bantal? Itu loh, perlombaan pukul-pukulan menggunakan bantal yang biasanya diadakan di sebatang kayu di atas sungai atau kolam. 

Tapi jangan kaget, adu bantal atau perang bantal yang umumnya ramai digelar di hajatan 17 Agustus-an di seantero negeri ini, ternyata akan punya pertandingan resmi. Ya, kejuaraan Adu Bantal (Pillow Fight Championship/PFC) akan naik ke ring tinju dan digelar secara live, dalam event pay-per-view di Florida pada 29 Januari 2022 mendatang.
 
Steve Williams, pria dengan impian mengubah permainan masa kecil menjadi olahraga tarung profesional mengatakan, PFC menghadirkan semua drama pertarungan tangan kosong tanpa darah dalam mixed martial arts atau tinju.
 
"Ini bukan sesuatu di mana Anda duduk di sana dan tertawa dan bulu-bulu beterbangan," kata Williams, CEO PFC, kepada Reuters, Sabtu (20/11).
 
"Ini serius, Ini pukulan keras dengan bantal khusus," lanjutnya.
 
Meskipun peserta putra dan putri pada event Januari sebagian besar berasal dari dunia MMA dan tinju, ia memastikan anak-anak masih akan tidur nyenyak setelah menyaksikan pertarungan.
 
"Satu-satunya perbedaan antara pertarungan kami dengan pertarungan MMA adalah tidak seorang pun yang terluka," serunya.
 
"Para petarung tidak suka disakiti, dan ada banyak orang yang tidak ingin melihat darah. Mereka ingin melihat kompetisi yang baik, mereka tidak ingin melihat kekerasan," lanjutnya
 
Fakta bahwa begitu banyak orang tumbuh dengan memukul saudara, teman, dan orang tua mereka dengan bantal membuat olahraga ini menyenangkan, yang ia harap akan membantu memasuki audiens baru.
 
"Anda bisa menyebutnya sebagai olahraga alternatif, tetapi kami pikir ini akan memiliki daya tarik utama," katanya.
 
"Pikirkan tentang bagaimana mereka memadukan musik country dengan musik rap dan menyatukan audiens yang beragam ini. Itulah yang kami lakukan, dan kami berharap ini membawa jenis penonton yang berbeda," ucapnya.
 
Pertarungan tiga ronde itu, rencananya bisa disaksikan pada platform streaming olahraga FITE.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA