Tahun Depan BPS Gelar Sensus Penduduk Sasar 4,3 Juta Rumah Tangga | Validnews.id

Selamat

Rabu, 01 Desember 2021

25 November 2021|17:15 WIB

Tahun Depan BPS Gelar Sensus Penduduk Sasar 4,3 Juta Rumah Tangga

Data yang dihasilkan akan berupa data karakteristik penduduk migrasi; pendidikan dan komunikasi; disabilitas; ketenagakerjaan; fertilitas; mortalitas; dan perumahan

Penulis: Rheza Alfian,

Editor: Dian Hapsari

Tahun Depan BPS Gelar Sensus Penduduk Sasar 4,3 Juta Rumah TanggaPetugas sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Utara melakukan pendataan terhadap warga yang ber ada di kawasan Terminal Tanjung Priok. ANTARAFOTO/Dhemas Reviyanto.

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan Sensus Penduduk (SP) Long Form pada tahun 2022. Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, sensus ini akan digelar pada bulan Mei–Juni 2022.

Ia menjelaskan, sensus pada tahun depan akan menggunakan kuesioner panjang dengan variabel yang lebih banyak dan akan menyasar sebanyak 4,3 juta sampel rumah tangga.

“Sensus di 2022 nanti berbeda dengan sensus penduduk 2020 karena variabelnya terbatas,” katanya dalam Workshop Wartawan BPS, Jakarta, Kamis (25/11).

Margo menjelaskan, pentingnya SP2022 Long Form yakni dapat Menyediakan parameter demografi serta karakteristik penduduk lainnya untuk menghasilkan indikator SDGs dan RPJMN di bidang kependudukan.

Adapun tujuan pendataan long form yakni untuk memperkirakan jumlah, distribusi dan komposisi penduduk; memperoleh data untuk penghitungan parameter demografi (kelahiran, kematian, dan migrasi); dan sumber data dari indikator Angka Kematian Ibu.

Memperbarui data yang akan digunakan dalam penghitungan proyeksi penduduk; menyediakan data karakteristik penduduk dan perumahan; sumber data dari indikator kependudukan untuk SDGs yang tidak dapat diperoleh dari sumber lain.

Sementara itu, data yang dihasilkan akan berupa data karakteristik penduduk migrasi; pendidikan dan komunikasi; disabilitas; ketenagakerjaan; fertilitas; mortalitas; dan perumahan.

“Parameter demografi ini bisa kita manfaatkan untuk melakukan proyeksi penduduk secara valid sehingga kita bisa membayangkan komposisi penduduk dalam 20 tahun ke depan seperti apa,” jelas Margo.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono menjelaskan sensus penduduk lanjutan akan lebih kompleks dibandingkan sensus-sensus sebelumnya.

“Apa yang akan kami rencanakan? Ini akan dilaksanakan pada Mei-Juni 2022. Sampelnya sekitar 4,3 juta keluarga. Satuan pencacahannya 263 ribu blok sensus yang akan didatangi petugas lapangan,” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan tujuan sensus penduduk juga digunakan untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia.

Adapun model pengumpulan data menggunakan CAPI, PAPI, CAWI, DOUm dan CATI. Sementara variabel yang dikumpulkan akan melalui 83 pertanyaan. 

Dengan 13 pertanyaan kepada individu, 11 pertanyaan kepada disabilitas, 22 pertanyaan untuk fertilitas dan mortalitas; 4 pertanyaan untuk pendidikan dan komunikasi; 18 pertanyaan untuk migrasi/mobilitas; 10 pertanyaan mengenai perumahan; dan 5 pertanyaan mengenai ketenagakerjaan.


Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA