Selamat

Senin, 17 Mei 2021

BERITA

05 Mei 2021|09:55 WIB

Ruas Cibitung-Cilincing Akan Lengkapi Jaringan JORR II

Seksi I ditargetkan beroperasi pada Juni mendatang

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Nadya Kurnia Kartika Sari

ImageJalan Tol Cibitung - Cilincing/Antara

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus mempercepat pembangunan ruas-ruas tol baru, salah satunya Cibitung–Cilincing sepanjang 34 km yang masuk dalam proyek strategis nasional.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Krisno Yuwono menyebutkan ruas itu akan melengkapi struktur jaringan jalan di kawasan Jabodetabek, yakni Jakarta Outer Ring Road (JORR) I yang sudah beroperasi dan JORR II yang dalam proses konstruksi.

Kehadiran ruas Cibitung–Cilincing yang menjadi bagian jalan tol di kawasan Jabodetabek pun juga akan menghubungkan konektivitas kawasan industri di Cikarang dengan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Selain itu juga memberi dukungan kelancaran mobilitas, pergerakan commuter, serta logistik, khususnya menuju kawasan industri Cibitung dan Cilincing," tutur Krisno dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (4/5).

Sementara itu, Plh. Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR Mahbullah Nurdin menjelaskan, ruas Cibitung–Cilincing terdiri atas 4 seksi dengan keseluruhan progres konstruksi mencapai 85,38% dan ditargetkan rampung tahun ini agar bisa segera beroperasi.

Uji laik fungsi, lanjutnya, telah dilakukan pada Seksi I yang kini tinggal menggarap pekerjaan minor. Setelah itu, Seksi I ruas Cibitung–Cilincing bisa difungsionalkan sesegera mungkin.

Nurdin menambahkan, pembangunan ruas itu digarap oleh BUJT PT. Cibitung Tanjung Priok Port Tollways dengan kontraktor PT. Waskita Karya dan konsultan supervisi oleh PT. Virama Karya SMEC Denka.

"Total nilai investasinya untuk seluruh 4 seksi sekitar Rp12,9 triliun," ungkapnya.

Dirut PT. Cibitung Tanjung Priok Port Tollways Thorry Hendarto mengatakan untuk Seksi I SS Cibitung-Telaga Asih sepanjang 2,65 km saat ini progresnya sudah menyentuh sekitar 99,7% dan diharapkan pascaIdul Fitri pekerjaan minor sudah rampung digarap.

"Sehingga target kami, awal Juni 2021 Seksi I itu sudah beroperasi karena konstruksi fisik sudah rampung," kata Thorry.

Selanjutnya untuk Seksi II Telaga Asih-Muara Bakti sepanjang 10,1 km progresnya menyentuh 98%, Seksi III Muara Bakti-Kanal Banjir Timur sepanjang 14,35 km progresnya 91,8%, serta Seksi IV Kanal Banjir Timur–Cilincing sepanjang 7,2 km progresnya mencapai 58,78%.

Untuk Seksi II dan III, Thorry menyebut pekerjaannya ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2021 dan Seksi IV diproyeksikan dapat selesai paling lambat akhir tahun ini.

"Kami optimis rampung jika sisa lahan yang belum bebas di Jakarta Utara sekitar 1,6 km bisa bebas setidaknya dalam dua bulan ke depan," sebut Thorry.

Lebih lanjut, Thorry mengungkapkan ruas tol yang menjadi bagian dari JORR II itu nantinya bisa memangkas waktu tempuh perjalanan, khususnya dari wilayah timur Jakarta menuju ke Jakarta Utara.

"Dari Cibitung ke Tanjung Priok biasanya sekitar 1 jam lebih lewat Japek dan tol dalam kota. Tapi dengan tol ini, kira-kira setengah jam bisa tembus," tegasnya.

Sebagai informasi, jaringan tol JORR II sendiri membentang sepanjang 109,57 km dan melingkar dari Bandara Soekarno Hatta, Cinere, Cimanggis, hingga ke Pelabuhan Tanjung Priok yang seluruhnya terdiri dari enam ruas.

Saat ini, setidaknya sebanyak tiga ruas telah rampung, yakni Cengkareng–Batu Ceper–Kunciran sepanjang 14,19 km, Kunciran–Serpong sepanjang 11,19 km, serta Serpong–Cinere yang membentang sepanjang 10,1 km.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA