Kemendag Bersama BNI Salurkan Fasilitas Kredit UKM Go Global | Validnews.id

Selamat

Rabu, 01 Desember 2021

23 November 2021|16:21 WIB

Kemendag Bersama BNI Salurkan Fasilitas Kredit UKM Go Global

Fasilitas kredit untuk mendongkrak sumbangan UKM pada ekspor nasional

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Fin Harini

Kemendag Bersama BNI Salurkan Fasilitas Kredit UKM <i>Go Global</i>Ilustrasi ekspor UMKM. Produk kerajinan rotan di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (21/11/2021). ANTARAFOTO/Basri Marzuki

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menggandeng PT Bank Negara Indonesia (BNI) memberikan fasilitas kredit sebagai bentuk dukungan pembiayaan bagi para pelaku usaha, dalam rangka mengintensifkan ekspor produk-produk UKM Indonesia.

Perjanjian kerja sama antarkedua pihak itu merupakan turunan dari nota kesepahaman antara Kemendag dengan BNI tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan dalam Rangka Peningkatan Ekspor. Melalui kerja sama itu, diharapkan bisa meningkatkan kontribusi UKM terhadap ekspor nasional.

"Dengan adanya pendampingan dari Pemerintah dan perbankan, diharapkan pelaku UKM Indonesia dapat meningkatkan volume dan kualitas produk yang dihasilkan sesuai dengan permintaan pasar dunia," ujar Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kemendag Marolop Nainggolan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (23/11).

Sinergi tersebut, kata Marolop, dilakukan secara terintegrasi. Nantinya Kemendag akan memberi dukungan dalam bentuk pelatihan, promosi dan publikasi, pengembangan produk, penyediaan informasi tren pasar, hingga pengembangan jejaring dengan perwakilan dagang di luar negeri. Sementara, pihak BNI nantinya akan memberikan fasilitas kredit kepada para pelaku UKM.

Kolaborasi itu juga menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk mengimplementasikan butir-butir cakupan kerja sama sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing pihak, sehingga mampu meningkatkan ekspor nasional yang berdaya saing.

Menurutnya, potensi pasar yang besar bagi produk UKM Indonesia wajib mendapat sokongan berupa bantuan pembiayaan untuk meningkatkan kapasitas produksi, yang kemudian berujung pada pemasaran yang tepat dan berlangsung secara berkelanjutan.

"Untuk itu, Kemendag menggandeng BNI sebagai sebuah lembaga perbankan yang kegiatan usahanya antara lain menghimpun dana dari masyarakat berupa simpanan dalam bentuk tabungan, giro, deposito, dan menyalurkan dana kepada masyarakat berupa pemberian fasilitas kredit dan jasa-jasa lainnya. Kerja sama ini diharapkan dapat mencapai tujuan tersebut," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal menyampaikan pihaknya memiliki program BNI Xpora yang bertujuan memperkuat potensi UKM Nusantara agar dapat mendunia. BNI Xpora juga bertujuan agar dapat menjadi pusat layanan bagi Diaspora Indonesia di luar negeri.

Program BNI Xpora itu, lanjutnya, ialah layanan yang disediakan BNI untuk nasabah dari kalangan pelaku UKM yang ingin mengembangkan bisnisnya menuju Go Productive, Go Digital, serta Go Global.

Untuk tujuan Go Productive, ia menyebut, solusi yang diberikan oleh BNI dalam rangka memacu kapabilitas UKM diimplementasikan lewat kegiatan edukasi, pendampingan, serta konsultasi bisnis yang cepat dan berkualitas.

"Sedangkan untuk Go Digital, kami berikan solusi terintegrasi untuk UKM agar bisa menjalankan bisnis berbasis digital melalui kerja sama BNI dengan mitra terpercaya," kata Iqbal.

Terakhir untuk tujuan Go Global, Iqbal menegaskan pihaknya akan memberikan akses informasi kepada UKM terkait peluang pasar yang lebih luas lewat program optimalisasi kantor cabang luar negeri BNI, business to business, hingga pameran produk berskala internasional.

Sebagai informasi, sumbangsih UMKM pada  ekspor Indonesia yang masih rendah, yakni di kisaran 15,65%. Capaian tersebut masih jauh dibandingkan negara tetangga lain, seperti Singapura 41%, China 60%, serta Thailand 29%.

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER