Selamat

Senin, 25 Oktober 2021

27 September 2021|13:47 WIB

BI: Karya Kreatif Indonesia Catat Komitmen Bisnis Rp207 Miliar

Kegiatan juga mencatat omzet penjualan sebesar Rp28 miliar.

Penulis: Rheza Alfian,

Editor: Fin Harini

ImageIlustrasi. Pameran produk kerajinan tangan berbahan bambu, kulit pala dan batok kelapa di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (22/9). ANTARAFOTO/Adwit B Pramono

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat penyelenggaraan Puncak Karya Kreatif Indonesia (KKI) Tahun 2021 menghasilkan komitmen temu bisnis atau business matching sebesar Rp207 miliar.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, berakhirnya KKI 2021 tidak menghentikan upaya Bank Sentral untuk terus melanjutkan inovasi dan berbagai dukungan guna mendorong kemajuan UMKM Indonesia.

“Termasuk untuk siap memasuki pasar ekspor di era digital untuk Indonesia tangguh Indonesia tumbuh,” katanya dalam Penutupan KKI Tahun 2021, Jakarta, Senin (27/9).

Seperti diketahui, kegiatan temu bisnis melibatkan 34 UMKM, 7 bank, dan 2 lembaga keuangan Non-Bank untuk temu bisnis pembiayaan, dan 155 UMKM, 4 aggregator, serta 10 pembeli potensial dari 6 negara untuk temu bisnis ekspor.

Digelar selama 4 hari secara virtual, sejak 23 September 2021 hingga 26 September 2021, Puncak KKI 2021 dikunjungi oleh lebih dari 65.000 pengunjung.

Kegiatan juga mencatat omzet penjualan sebesar Rp28 miliar hingga 25 September 2021, meningkat dibandingkan omzet penjualan pada KKI 2020 sebesar Rp16,5 miliar. Puncak KKI 2021 memiliki kebaruan dalam selebrasi UMKM.

Selain selebrasi terhadap kesepakatan temu bisnis, juga dilakukan wisuda dan pengumuman peserta terbaik program onboarding UMKM, pemenang kompetisi podcast (apresiniar), dan penghargaan UMKM inovatif Binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bagi masyarakat yang ingin melihat produk UMKM binaannya, BI tetap menyediakan menu katalog dan kontak pada website KKI yaitu www.karyakreatifindonesia.co.id.  

KKI merupakan rangkaian ajang tahunan yang mengedepankan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, yang antara lain ditunjukkan pada platform pameran virtual yang pada 2021 menampilkan 525 UMKM produk-produk UMKM Binaan 46 Kantor Wilayah BI maupun Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah.

Tahun sebelumnya, Pameran KKI seri II yang digelar pada 7-9 Oktober 2020, berhasil mempertemukan 18 UMKM dengan 4 lembaga keuangan melalui one on one meeting business matching dengan nilai komitmen pembiayaan sebesar Rp4,71 miliar.

Selain business matching, business coaching juga diselenggarakan guna meningkatkan kapasitas UMKM agar terhubung dengan ekosistem digital (onboarding), ekspor, dan terkait perlindungan konsumen, dengan jumlah peserta dan partisipan sebanyak 816 orang.

Selama Pameran KKI Seri II, omzet penjualan produk UMKM yang terdiri dari kain, kerajinan, makanan dan minuman tercatat sebesar Rp3,79 miliar. Jika dijumlahkan, omzet penjualan UMKM dari Pameran KKI seri I dan II adalah sebesar Rp8,65 miliar.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER