Selamat

Kamis, 05 Agustus 2021

22 Juli 2021|20:23 WIB

Bank Jago Jadi Salah Satu Fitur Pembayaran Non Tunai Gojek

Integrasi Kantong Jago dengan Gojek sebagai salah satu langkah edukasi nasabah dalam mengatur keuangan

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Faisal Rachman

ImageIlustrasi Gojek. dok.ist

JAKARTA – Gojek secara resmi menjalin sinergi aktif dengan Bank Jago guna menambah variasi fitur pembayaran di aplikasi tersebut. Hal ini dilakukan usai Gojek berinvestasi di Bank Jago pada Desember 2020 silam.

Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita dalam keterangannya menyebutkan nasabah Bank Jago bisa menggunakan fitur Kantong Jago sebagai sumber dana untuk membayar berbagai layanan, seperti transportasi, makanan, dan tagihan melalui aplikasi Gojek.

"Nasabah Bank Jago akan semakin mudah bertransaksi tanpa perlu top up saldo karena setiap transaksi akan langsung mendebet dari sumber dana di Kantong Jago yang terhubung dengan Gojek," ujar Nila di Jakarta, Kamis (22/7).

Nila menambahkan, integrasi tahap awal dengan aplikasi Jago dilakukan sebagai langkah melengkapi opsi pembayaran nontunai yang tersedia. Ia juga menegaskan kedua pihak akan terus berinovasi guna kemajuan keuangan digital ke depannya.

"Kemitraan ini akan menghadirkan berbagai inovasi dan kemudahan dalam layanan keuangan digital, salah satunya pembukaan akun Bank Jago yang bisa dilakukan langsung dari aplikasi Gojek," imbuh Nila.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Bank Jago Tjit Siat Fun meyakini integrasi fase awal antarkedua aplikasi itu akan memberi banyak manfaat sekaligus pengalaman baru bagi nasabah dalam bertransaksi.

Selain menghemat waktu dan biaya untuk top up saldo, Siat Fun menjelaskan integrasi antara Kantong Jago dengan Gojek juga bertujuan mendisiplinkan nasabah dalam mengatur keuangan mereka.

Aplikasi Jago sendiri, lanjutnya, memungkinkan para nasabah memiliki banyak kantong untuk bermacam tujuan, antara lain dana liburan, investasi, pendidikan, hingga kebutuhan belanja.

"Nasabah juga bisa membuat satu kantong khusus yang terhubung dengan Gojek sehingga tidak bercampur aduk dengan sumber dana untuk tujuan lain," kata Siat Fun.

Siat Fun mencontohkan jika nasabah memiliki alokasi 50% dari penghasilan selama sebulan untuk biaya hidup bulanan, seperti transportasi hingga kebutuhan makan, maka nasabah bisa memisahkan dana itu ke kantong khusus yang terhubung dengan Gojek.

Kemudian, isi dari kantong yang sudah disisihkan itu akan terdebet secara otomatis pada setiap transaksi yang dilakukan nasabah di aplikasi Gojek. Dengan begitu nasabah bisa menghemat waktu dan biaya serta dapat mengecek riwayat transaksi secara detail dan terperinci.

"Lama kelamaan, pengalaman baru ini membuat nasabah semakin disiplin dan lebih presisi dalam hal belanja bulanan," tandas Siat Fun.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER