Selamat

Senin, 26 Juli 2021

WIRAUSAHA

22 April 2021|21:00 WIB

Terkuak, Dua Manfaat Utama Holding BUMN Ultra Mikro

Salah satunya, holding akan membantu pelaku UMKM lepas dari rentenir
ImageSeorang penjahit mengoperasikan ponselnya pada lapaknya di Metro Atom, Pasar Baru, Jakarta, Minggu (3/5/2020). Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah menyiapkan progran stimulus ekonomi bagi pelaku usaha yang terdampak pandemi COVID-19 bukan hanya bagi hanya usaha kecil, menengah dan besar saja tapi juga usaha mikro dan ultra mikro agar masyarakat tetap sejahtera. ANTARAFOTO/M Risyal Hidayat

JAKARTA - Pelaku UMKM meyakini kehadiran holding BUMN untuk ultra mikro dapat membantu mereka untuk lepas dari ketergantungan menggunakan layanan keuangan para rentenir. Karena itu, pemerintah diminta segera merealisasikan pembentukan holding BUMN tersebut.

"Saya selalu bilang untuk penggabungan ini disegerakan karena bagus sekali. Ini langkah konkret. Saya berharap sekali akan banyak produk yang bisa mendisrupsi bisnis para rentenir. Saya percaya holding ini bisa buat produk itu," kata Ketua Umum Asosisasi UMKM Indonesia (Akumindo), Ikhsan Ingratubun. melalui keterangan tertulis yang diterima Validnews, Kamis (22/4).

Dirinya yakin, melalui keberadaan holding ultra mikro akan tercipta produk dan layanan keuangan yang cepat dan murah. Produk dan layanan ini dipercaya bisa terdistribusi merata untuk dirasakan seluruh pelaku UMKM, karena besarnya kemampuan dan daya jangkau holding nantinya.

Holding itu nantinya beranggotakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Keyakinan Ikhsan ihwal akan adanya produk dan layanan keuangan yang terjangkau senada dengan harapan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Belum lama ini, Teten menyampaikan harapannya agar pembentukan holding BUMN ultra mikro bisa berujung pada naiknya porsi kredit untuk UMKM.

Menurut Ikhsan, salah satu alasan pemerintah membentuk holding BUMN ultra mikro adalah untuk memastikan penyaluran pembiayaan kredit mikro yang lebih terarah, dengan bunga lebih rendah, serta mudah dan mampu menjangkau banyak calon nasabah.

"Jadi, kita berharap porsi kredit perbankan untuk UMKM setidaknya bisa naik jadi 30% dengan dorongan dari pembentukan holding ini," tuturnya.

Baca Juga:

Terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pembentukan holding BUMN ultra mikro juga akan berdampak positif bagi tiap perusahaan yang terlibat.

Menurutnya, dengan holding, maka nantinya BRI, PNM, dan Pegadaian bisa semakin mampu membantu meningkatkan kesejahteraan pegawai mereka, terutama yang berprofesi sebagai account officer (AO).

Peningkatan kesejahteraan bisa tercipta karena nantinya holding akan membuat kemampuan perusahaan lebih besar untuk memberi beasiswa bagi pekerja, status pekerjaan yang layak, dan manfaat-manfaat lainnya.

"Kami ini punya strategi baru, yakni holding ultra mikro, yang menggabungkan BRI dan PNM, dan juga Pegadaian. BRI akan lebih mampu membantu AO PNM yang mereka semua berani masuk ke pelosok-pelosok daerah sulit jangkauan, dan bahkan menerjang panas," ujar Erick dalam sebuah kegiatan peringatan Hari Kartini, Rabu (21/4) kemarin. (Fitriana Monica Sari)

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER